Berita

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Komisi IV DPR RI mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh di Sabang/Ist

Nusantara

Menhut dan Komisi IV DPR Godok Potensi Wisata Alam Titik Nol Sabang

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 04:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Komisi IV DPR RI mengunjungi Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Weh di Sabang, yang dikenal sebagai Titik Nol Kilometer Indonesia. 

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja DPR yang dipimpin langsung Ketua Komisi IV, Titiek Soeharto.

Raja Antoni didampingi oleh Dirjen KSDAE Satyawan Pudyatmoko dan jajaran, berdiskusi bersama para anggota dewan tentang pengelolaan kawasan wisata yang berada di ujung barat Indonesia tersebut.


"Ini tempat yang ikonik bukan hanya buat Aceh aja tapi buat negeri ini, sangat penting bagi negeri ini secara historis," kata Raja Antoni, Rabu 9 April 2025.

Titik Nol Sabang tak hanya dikenal karena panorama Samudra Hindia yang memukau, tapi juga karena menjadi lokasi persinggahan burung-burung migran seperti Elang Laut, Kuntul, dan Bangau saat musim dingin.

Titiek Soeharto pun mengaku senang bisa mengunjungi lokasi ini untuk pertama kalinya.

“Senang sekali bisa berada di sini melihat tugu yang fenomenal, mudah-mudahan bisa kembali ke sini dengan wajah yang lebih bagus lagi," ujar Titiek Soeharto.

Ia juga menyoroti pentingnya mempromosikan momen migrasi burung sebagai daya tarik wisata. 

“Kemarin kita lihatnya di National Geografi aja ternyata itu dia mampirnya di negeri kita, ya itu harus dipromosikan, kapan dia mampirnya itu kan rutin, nah pada saat itu dipromosikan supaya bisa ke sini," tuturnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan TWA Pulau Weh sebagai destinasi wisata alam unggulan yang menyatukan keindahan alam, nilai sejarah, dan kekayaan hayati.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya