Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Ruas Tol Akan Dibangun di Banten, Ini Wilayah yang Dilalui

RABU, 09 APRIL 2025 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Warga Banten bakal semakin nyaman saat bepergian. Hal ini, seiring dengan rencana pembangunan jalan tol baru.

Jalan tol baru di Banten yang akan dibangun ini untuk mengembangkan kawasan utara Kabupaten Tangerang serta mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan di wilayah Banten dan Jakarta.

Panjang tol baru di Banten ini diperkirakan akan mencapai 38,6 kilometer. Adapun nama tol yang dimaksud adalah Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg.


Proyek ini diprakarsai oleh PT Duta Graha Karya melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Jalan Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg memiliki nilai investasi sebesar Rp23,23 triliun.

Infrastruktur ini memiliki masa konsesi selama 40 tahun sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Tol ini akan menjadi bagian dari sistem koridor barat yang mendukung pengembangan wilayah ekonomi di sekitar Tangerang utara.

Nantinya Tol Kamal-Teluk Naga-Rajeg ini akan melewati sejumlah daerah yang dimulai dari Cikupa, Rajeg, dan Mauk, serta akan terkoneksi dengan Jalan Tol Prof Sedyatmo yang mengarah ke Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu, jalan tol ini juga nantinya akan menghubungkan jalur dari Jakarta hingga Merak.

Jalan tol baru di Banten ini terdiri dari delapan seksi, yakni

Seksi 1: Sedyatmo–Kosambi (6,7 km)
Seksi 2: Kosambi–Teluk Naga (3,7 km)
Seksi 3: Teluk Naga–Tanjung Pasir (3,1 km)
Seksi 4: Tanjung Pasir–Kohod (3,65 km)
Seksi 5: Kohod–Surya Bahari (5,15 km)
Seksi 6: Surya Bahari–Pakuhaji (5,5 km)
Seksi 7: Pakuhaji–Mauk (5,1 km)
Seksi 8: Mauk–Rajeg (5,7 km).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya