Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Waketum Prabowo Mania: Presiden Selalu Perhatikan Rakyat Kecil

RABU, 09 APRIL 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Relawan Prabowo Mania 08 menilai positif kinerja Presiden Prabowo Subianto, khususnya pasca keluarnya kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal tarif perdagangan. 

Wakil Ketua Umum Prabowo Mania 08, Andi Azwan, mengatakan bahkan di 100 hari kerja, publik telah memberikan penilaian positif terhadap kinerja Prabowo. 

"Itu 80,9 persen approval ratingnya, kepuasannya. Bahwa dia itu, negatif tidak ada," ujar Andi dalam acara talk show di stasiun televisi swasta, pada Selasa malam, 8 April 2025.


Sebelum ketegangan ekonomi global mencuat usai Trump menaikkan tarif perdagangan, Prabowo telah menjalankan beberapa program yang telah menyentuh masyarakat. 

"Belum ada sejarah di Republik ini bahwa ojol itu mendapatkan bantuan hari raya. Baru kali ini, Presiden Prabowo memberikan itu. Artinya apa? Negara hadir di sana bagaimana memperhatikan rakyat kecil," tuturnya. 

Selama menjabat hingga hari ini, Prabowo mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang populis.

"Selalu memikirkan bagaimana isi perut masyarakat, isi kantong masyarakat, dan isi otak masyarakat. Siang malam dia bekerja, dan menteri-menterinya pun bekerja," sambungnya menjelaskan.

Sebagai contoh, Andi menyebutkan kinerja pemerintahan Prabowo yang dia anggap berhasil dalam realisasinya. 

"Coba Ingat, Kementerian Pertanian ketika Bulog diselesaikan, sekarang apa? (Ada) 2.000 persen peningkatan dari hasil panen. Hari Raya, dan Ramadan, tidak ada gonjang-ganjing, kalau tahun kemarin gonjang-ganjing," ucapnya. 

"Ini adalah bukti dari kerja keras menteri-menteri Pak Prabowo, tidak ada itu yang namanya negative, kalau kita lihat berjalan sebagaimana realnya. Dan mereka bekerja dengan keras. Mestinya kita ini membantu lah Presiden dengan kapasitas kita," demikian Andi menambahkan.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya