Berita

Pertemuan antara Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri//Ist (Dok. Sufmi Dasco Ahmad)

Politik

Setelah Pertemuan Prabowo-Mega, Dasco Belum Bisa Pastikan PDIP Gabung Kabinet

RABU, 09 APRIL 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan belum bisa memastikan apakah PDI Perjuangan akan bergabung dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, setelah pertemuan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Prabowo Subianto di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. 

"Saya enggak tau. Karena itu pertemuannya lebih banyak 4 mata," kata Sufmi Dasco Ahmad, Rabu, 9 April 2025.

Ditanya apakah pertemuan itu untuk menyatukan visi misi Mega-prabowo, Dasco mengatakan bahwa pertemuan itu untuk membahas masa depan bangsa.


"Kalau menyatukan visi saya enggak tahu persis. Tapi bertukar pikiran yang mendalam tentang bagaimana masa depan Indonesia itu pasti. Dan pertemuan penuh keakraban saya lihat. Kita denger lebih banyak ketawa-ketawanya juga sih sebenernya," katanya.

Ia menambahkan pertemuan dua tokoh bangsa tersebut, berlangsung selama satu jam lebih dengan hidangan bakmi.

"Lumayan lama satu jam setengahan-lah. Saya lihat di luar wartawan banyak ngintip-ngintip itu. Dari mulai jam 8 kurang sedikit," katanya.

"Waduh semalem itu ,kalo kita ya yang di luar dihidangkan Bakmi sih semalam," tutupnya.

Spekulasi soal PDIP akan bergabung ke dalam pemerintahan telah terdengar sejak beberapa waktu lalu. Pertemuan antara Prabowo dan Megawati yang telah direncanakan sejak lama dan begitu alot, kini semakin memantik spekulasi arah politik nasional pasca-Pilpres 2024.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya