Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Emas Spot Naik Tipis, Memangkas Keuntungan di Awal Sesi

RABU, 09 APRIL 2025 | 07:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas spot naik  0,1 persen menjadi 2.984,16 per ons pada penutupan perdagangan Selasa 8 April 2025. Kenaikan tipis ini terjadi setelah di sesi sebelumnya harga emas spot melonjak 1,3 persen. 

Emas berjangka Amerika Serikat (AS) ditutup menguat 0,5 persen menjadi 2.990,20 Dolar AS. 

Kekhawatiran atas perang dagang global sejak pengumuman tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump pada 2 April meningkatkan ketakutan akan resesi dan mendorong investor untuk berlindung pada aset safe haven seperti emas.


China yang menolak kebijakan Trump, berupaya memukul AS dengan tarif balasan. 

Namun, Trump yang marah justru kembali menaikan tarif besar terhadap China. Trump memperingatkan bahwa negara mana pun yang mengenakan tarif tambahan kepada AS, di atas penyalahgunaan tarif jangka panjang yang ada, akan menghadapi tarif baru dan jauh lebih tinggi lagi. 

Trump juga menambahkan bahwa semua pembicaraan dengan China terkait permintaan pertemuan akan dihentikan. 

Sambil terus mencermati perseteruan AS dengan China, investor kini menantikan risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve yang akan dirilis Rabu waktu setempat, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut tentang arah penurunan suku bunga.

Harga logam lainnya bervariasi, Perak spot turun 0,8 persen menjadi 29,86 Dolar AS per ons. Platinum naik 0,2 persen menjadi 914,83 Dolar AS dan paladium merosot 1,3 persen jadi 906,75 Dolar AS.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Koperasi Berbasis Masjid Diharap Bangkitkan Ekonomi Lokal

Sabtu, 14 Maret 2026 | 18:02

Ramadan Momentum Menguatkan Solidaritas Sosial

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:44

Gerebek Rokok Ilegal Tanpa Tersangka, PB HMI Minta Dirjen Bea Cukai Dievaluasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:21

Mudik Arah Timur, Wakapolri: Ada Peningkatan Volume Kendaraan Tapi Lancar

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:08

Rencana Libatkan TNI Berantas Terorisme Kaburkan Fungsi Keamanan dan Pertahanan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:46

Purbaya: Ramalan Ekonomi RI Hancur di TikTok dan YouTube Tak Lihat Data

Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:21

KPK Tetapkan 2 Tersangka OTT di Cilacap

Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:58

Komisi III DPR Minta Negara Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38

AS Pastikan Harga Minyak Dunia Tak akan Tembus 200 Dolar per Barel

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:55

Amerika Salah Perhitungan dalam Perang Melawan Iran

Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:43

Selengkapnya