Berita

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, didorong untuk memimpin Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS)/Istimewa

Politik

Dukungan Terus Mengalir, Idrus Marham: Amran Sulaiman Paling Layak Pimpin KKSS

SENIN, 07 APRIL 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan terhadap Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, untuk memimpin Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS) terus mengalir dari berbagai pihak. Tokoh senior asal Sulawesi Selatan, Idrus Marham, menyebut Amran sebagai sosok paling layak dan tepat untuk mengemban amanah tersebut.

Menurut mantan Menteri Sosial RI itu, KKSS merupakan organisasi strategis yang memiliki peran penting dalam mempererat solidaritas serta mendorong kontribusi masyarakat Sulawesi Selatan bagi pembangunan bangsa.

“KKSS memiliki peran yang sangat penting. Organisasi ini bisa menjadi cahaya dan memberikan pencerahan bagi masyarakat Sulawesi Selatan di seluruh Indonesia. Tapi hal itu hanya bisa terwujud jika dipimpin oleh figur yang kuat dan berkualitas,” kata Idrus, dalam keterangannya, Senin 7 April 2025.


Idrus menegaskan, pemimpin KKSS tidak cukup hanya populer atau dikenal luas, melainkan harus memiliki integritas, kapasitas, serta rekam jejak kontribusi yang nyata bagi masyarakat.

“Bukan sekadar dikenal atau populer, tetapi harus ada rekam jejak, kerja intelektual, dan kemampuan menjadi teladan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dalam pandangan Idrus, Amran Sulaiman memenuhi seluruh kriteria tersebut. Selain sukses sebagai pengusaha nasional, pengalaman dan kiprah Amran di pemerintahan maupun dunia usaha menjadi nilai tambah tersendiri.

“Menurut saya, Pak Amran paling cocok. Dia bisa memberikan sinar dan manfaat, bukan hanya bagi warga Sulawesi Selatan, tetapi juga untuk Indonesia secara umum,” ujarnya.

Tak hanya dari Idrus, dukungan terhadap Amran juga datang dari berbagai pimpinan wilayah KKSS di seluruh Indonesia. Mereka berharap Amran bersedia maju sebagai Ketua Umum BPW KKSS yang pemilihannya akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Banyak Ketua DPW KKSS yang menyampaikan aspirasi kepada saya. Mereka berharap Pak Amran bersedia memimpin. Saya bilang, sampaikan langsung ke beliau,” ungkap Idrus.

Sebagai tokoh senior dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus turut memberikan dorongan moral kepada Amran. Idrus menyatakan, apabila Amran menolak amanah tersebut, publik bisa menilai Amran kurang menunjukkan tanggung jawab terhadap daerah asalnya.

“Kalau benar-benar ingin berperan untuk Sulawesi Selatan, inilah waktunya. Kepemimpinan KKSS bukan hanya simbolik, tapi merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kultural terhadap masyarakat sendiri,” tegasnya.

Idrus bahkan mendorong agar seluruh jajaran pengurus BPW KKSS se-Indonesia, termasuk pengurus organisasi daerah dan kabupaten/kota di Sulsel, secara resmi mendaulat Amran agar bersedia memimpin. Menurutnya, jika Amran tidak merespons dengan baik, maka hal itu bisa dianggap sebagai bentuk pengingkaran terhadap daerah dan bangsa.

Sementara itu, dukungan juga datang dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Tamsil Linrung. Ia menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Amran jika bersedia maju sebagai Ketua Umum KKSS. Tamsil menilai Amran sebagai figur nasional yang tetap menjaga kedekatannya dengan masyarakat Sulsel.

Dukungan ini bahkan telah ia sampaikan langsung kepada Amran secara pribadi pada Jumat malam pekan lalu, 4 April 2025. Tamsil optimistis kehadiran Amran di pucuk pimpinan KKSS akan membawa energi positif dan arah baru bagi organisasi.

Sebelumnya, pada 19 Februari 2025, dukungan terhadap Amran juga disuarakan dalam forum ramah tamah bersama sejumlah kepala daerah asal Sulawesi Selatan di Jakarta. Acara tersebut digelar menjelang pelantikan menteri oleh Prabowo.

Dengan menguatnya dukungan dari berbagai kalangan—tokoh nasional, pimpinan daerah, hingga masyarakat Sulsel di perantauan—nama Amran Sulaiman kini mencuat sebagai kandidat terkuat untuk memimpin KKSS ke depan.

Keputusan kini berada di tangan Amran. Jika ia bersedia menerima amanah tersebut, banyak pihak meyakini KKSS akan memasuki babak baru dalam memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan di seluruh penjuru tanah air.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya