Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 7 April 2025/RMOL

Bisnis

Pemerintah Sikapi Kebijakan Tarif Trump Lewat Proposal

SENIN, 07 APRIL 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah Indonesia terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam merespons kebijakan tarif resiprokal sebesar 32 persen yang ditetapkan Amerika Serikat (AS).

Kebijakan ini merupakan cara Presiden AS Donald Trump untuk unggul dalam perang dagang yang sedang berlangsung.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk United States Trade Representative (USTR), U.S. Chamber of Commerce, serta negara-negara ASEAN, terus dilakukan.


"Tentu dalam waktu dekat USTR menunggu proposal konkrit dari Indonesia dan tentu kami selalu berkomunikasi dengan bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Airlangga di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin, 7 April 2025.

Ekonom senior itu menegaskan Indonesia berusaha mendorong terbentuknya sejumlah kesepakatan strategis lewat proposal. 

Selain itu, komunikasi juga dilakukan secara intensif oleh para menteri perdagangan ASEAN, serta pihak U.S. Chamber of Commerce.

"Namun pada waktu yang sama seluruh negara juga ingin bertemu dengan Amerika," ungkap Airlangga.

Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia turut mendorong pembentukan kesepakatan lewat mekanisme Trade and Investment Framework Agreement (TIFA).

"Karena kami TIFA sendiri secara bilateral ditandatangan di tahun 1996 dan banyak isunya sudah tidak relevan lagi, sehingga kami akan mendorong berbagai kebijakan itu masuk dalam TIFA," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya