Berita

Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump/Net

Politik

Hary Tanoe Siap jika Diminta Melobi Donald Trump

MINGGU, 06 APRIL 2025 | 17:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo bersedia membantu pemerintah Indonesia melobi Amerika Serikat (AS) terkait tarif impor timbal balik atau reciprocal tariffs 32 persen.

Bos MNC Group ini memang dikenal dekat dengan Presiden AS, Donald Trump. Kedekatan ini diharapkan bisa membantu pemerintah untuk melobi AS menurunkan tarif resiprokal yang dinilai terlalu tinggi.

"Saya tahu beliau (Hary Tanoe) memiliki nasionalisme yang tinggi," kata Director Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution dihubungi RMOL, Minggu, 6 April 2025.


Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang mengirim tim lobi tarif impor ke AS.

"Pak HT (Hary Tanoe) pasti mau bantu untuk kepentingan negara sesuai kapasitasnya apabila diminta,” sambung Syafril.

Usulan agar Hary Tanoe terlibat dalam lobi politik ke AS sebelumnya disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga.

Ia menilai, kedekatan Hary Tanoe dan Trump perlu dimanfaatkan pemerintah untuk menekan kenaikan tarif impor 32 persen yang diberlakukan AS. Sebab jika kebijakan Trump ini dibiarkan, maka ekonomi nasional akan terdampak negatif.

“Indonesia ingin melihat Hary Tanoe memperjuangkan kepentingan bangsa dan negaranya. Jadi melibatkan Hary Tanoe sekaligus menguji darah merah putihnya,” kata Jamiluddin, Sabtu 4 April 2025.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya