Berita

Rob ekstrem di Jalur Pantura Semarang-Demak, Sabtu siang, 5 April 2025, dengan ketinggian sekitar 40 cm mengganggu kelancaran arus balik/Dok. Info Kejadian Demak

Nusantara

Banjir Rob Ekstrem di Jalur Semarang-Demak Ganggu Arus Balik

SABTU, 05 APRIL 2025 | 23:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Genangan banjir rob ekstrem terjadi di Jalur Utama Pantura Semarang-Demak, Sabtu 5 April 2025. Ketinggian air mencapai sekitar 40 cm.

Kondisi ini membuat arus balik ke arah Semarang terganggu. Kendaraan dari arah Semarang dan Demak terjebak antrean lumayan panjang. 

Dilaporkan RMOLJateng, Sabtu 5 April 2025, para pengendara tampak menghindari dan tak berani nekat menerjang genangan. Mereka lebih memilih berhati-hati melewati jalur terendam tersebut. 


Anggota kepolisian Polres Demak juga tampak bersiaga mengurai arus guna membantu para pengendara tidak terjebak banjir. 

Akibat rob ini, arus lalu lintas di Jalur Pantura padat dan mengalami kemacetan sejak siang saat genangan terus bertambah tinggi. 

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), rob di pesisir utara berpotensi terjadi selama beberapa hari ke depan. Ancaman ini pun kemungkinan berpeluang mengganggu kelancaran di Jalur Pantura Semarang-Demak. 

Para pemudik yang akan balik ke arah barat disarankan menggunakan jalur lain yang aman untuk menghindari genangan rob.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya