Berita

Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menyalurkan 1.000 paket beras kepada santri dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah, Kabupaten Serang, Banten/Ist

Nusantara

PIK 2 Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Pesantren dan Masyarakat

SABTU, 05 APRIL 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengelola Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 menyalurkan 1.000 paket beras kepada santri dan masyarakat sekitar Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah, Kabupaten Serang, Banten.

Program merupakan bentuk kepedulian sosial untuk membantu meringankan beban kebutuhan pangan sekaligus mendukung kesejahteraan warga di sekitar pesantren.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Al-Wahdah, H. Miftah Khoiry mengungkapkan rasa terima kasih atas bantuan dari PIK 2. 


“Hari ini kami bersyukur pondok kami bisa menyalurkan CSR dari PIK, ini sungguh luar biasa karena manfaatnya akan sangat terasa bagi kami dan masyarakat sekitar,” ujar Miftah dalam keterangan tertulis, Sabtu 5 April 2025.

Miftah menilai, bagi para santri yang menetap di pesantren bantuan ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan harian mereka, tetapi juga memungkinkan mereka untuk lebih fokus dalam menuntut ilmu tanpa memikirkan keterbatasan bahan pokok.

Melalui kegiatan sosial ini, PIK 2 berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. 

Ke depan, mereka berkomitmen untuk terus aktif dalam berbagai program sosial guna mendukung kesejahteraan warga, khususnya di sekitar pesantren.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia usaha dan komunitas dapat menciptakan dampak positif yang luas. 

Berbekal kepedulian yang berkesinambungan, diharapkan makin banyak pihak yang terdorong untuk turut berkontribusi dalam aksi sosial bagi sesama.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya