Berita

Bantuan yang dikirim Indonesia ke Myanmar/Kemlu RI

Dunia

Indonesia Salurkan 143 Ton Bantuan untuk Korban Gempa Myanmar

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 11:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Indonesia secara resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Myanmar yang menjadi korban gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo pada 28 Maret 2025 lalu.

Bantuan Indonesia terdiri dari logistik seberat 143 ton senilai Rp 22,6 miliar atau sekitar 1,3 juta dolar AS. Bantuan tersebut mencakup bahan pangan, obat-obatan, perlengkapan medis, dan peralatan pendukung pengungsian. 

Penyerahan bantuan dilakukan di Bandara Naypyitaw oleh Pimpinan Tim Bantuan Kemanusiaan Indonesia dan diterima langsung oleh Deputy Minister of Social Welfare Relief and Resettlement Myanmar, Mr. Soe Kyi. 


Dalam sambutannya, Pimpinan Tim Indonesia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusiaan rakyat Indonesia kepada rakyat Myanmar, serta bagian dari komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama penanggulangan bencana di kawasan ASEAN.

Sementara itu, pemerintah Myanmar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam atas dukungan yang diberikan Indonesia. 

"Pihak Myanmar sampaikan terima kasih atas bantuan rakyat Indonesia tersebut," ungkap laporan Kementerian Luar Negeri RI  yang diterima redaksi pada Jumat, 4 April 2025. 

Indonesia juga menerjunkan tim gabungan yang melibatkan unsur BNPB, Basarnas, Kementerian Kesehatan (EMT), dan Kementerian Luar Negeri.

Selain bantuan, Tim Indonesia turut bergabung dengan tim pencarian dan penyelamatan (USAR) dari negara lain yang membantu evakuasi korban di lapangan. 

Sejauh ini, sekitar 2.886 orang dinyatakan tewas, 4.636 orang luka-luka, dan 351 orang masih hilang akibat bencana tersebut.

Setibanya di Myanmar, Pimpinan Tim Indonesia langsung meninjau lokasi terdampak gempa di sekitar ibu kota Naypyitaw serta mengunjungi base operation Tim Gabungan Indonesia. 

Tim juga berhasil mengevakuasi lima Warga Negara Indonesia (WNI) dari Mandalay ke Yangon, termasuk empat WNI yang masuk kategori kelompok rentan.

Penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Kepala BNPB, Kepala Basarnas, serta anggota Komisi VIII DPR RI, sebagai bentuk dukungan lintas sektor terhadap misi kemanusiaan ini.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya