Berita

Representative Image/Net

Dunia

Israel Bombardir Sekolah Dar Al Arqam Gaza, Korban Tembus 31 Orang

JUMAT, 04 APRIL 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah korban tewas akibat pengeboman yang dilakukan oleh Israel terhadap Sekolah Dar Al Arqam di lingkungan Al Tuffah, Kota Gaza, meningkat menjadi 31 orang. Hampir 100 orang lainnya dilaporkan terluka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan.

Menurut keterangan resmi dari Pertahanan Sipil di Gaza, serangan tersebut menargetkan sekolah yang digunakan sebagai tempat berlindung bagi para pengungsi. 

“Jumlah korban tewas telah mencapai 31 orang, termasuk anak-anak dan perempuan. Hampir 100 lainnya mengalami luka-luka, beberapa dalam kondisi kritis,” ujar pernyataan tersebut, seperti dimuat The Peninsula pada Jumat, 4 April 2025. 


Tragedi ini semakin memilukan karena enam warga Palestina dilaporkan masih hilang di bawah reruntuhan bangunan, termasuk seorang pria, istrinya yang sedang hamil sembilan bulan dengan anak kembar, saudara perempuannya, dan ketiga anaknya.

Sumber-sumber lokal menyebutkan bahwa sekolah tersebut dibom dua kali secara beruntun oleh pesawat tempur Israel. 

Serangan kedua terjadi saat tim penyelamat sedang mengevakuasi korban dari puing-puing bangunan, sehingga meningkatkan jumlah korban jiwa dan luka-luka secara signifikan. 

Kantor Media Pemerintah di Gaza menyampaikan kecaman keras atas serangan Israel, padahal sekolah tersebut menjadi tempat perlindungan ribuan warga sipil yang mengungsi akibat pemboman yang sedang berlangsung.

Mereka juga menambahkan bahwa upaya penyelamatan dan perawatan korban sangat terhambat oleh kehancuran total sektor kesehatan di Gaza.

Pemerintah Gaza mencatat bahwa ini bukan serangan pertama terhadap tempat pengungsian. 

“Hingga saat ini, pasukan pendudukan telah menargetkan 229 pusat pengungsian dan tempat penampungan. Ini adalah pelanggaran terang-terangan terhadap semua konvensi internasional, termasuk Konvensi Jenewa Keempat,” bunyi pernyataan tersebut.

Selain Dar Al Arqam, pasukan Israel juga menyerang Sekolah Fahd Al Sabah di wilayah yang sama pada malam harinya, menewaskan tiga orang dan melukai sejumlah lainnya. 

Serangan juga terus berlangsung di wilayah lain seperti Al-Shuja'iyya, Al Atatra, dan Al Nasr, menyebabkan kerusakan besar dan tambahan korban jiwa.

Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan bahwa sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober 2023, jumlah korban tewas telah mencapai 50.523 orang, sementara 114.776 lainnya terluka. Dari jumlah tersebut, 112 korban tewas hanya dalam rentang waktu sejak Kamis dini hari, dan 71 di antaranya berasal dari Kota Gaza.

Tragedi ini menambah panjang daftar serangan terhadap warga sipil yang mencari perlindungan di fasilitas-fasilitas umum, menimbulkan kecaman luas dari komunitas internasional dan mendesak penghentian segera atas kekerasan yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya