Berita

Jalan lintas Liwa-Ranau dilanda banjir/Istimewa

Nusantara

Jalan Lintas Liwa-Ranau Rusak Picu Banjir Kemacetan Berjam-jam

KAMIS, 03 APRIL 2025 | 03:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jalan lintas Liwa-Ranau rusak parah dilanda banjir. Akibatnya kemacetan panjang kendaraan hingga ratusan meter tak bisa dihindarkan.

Jalan yang berada di Pemangku Rantau Panjang, Pekon (Desa) Tanjung Raya kecamatan Sukau sudah rusak parah sejak lama.

Jalan penghubung antara Kabupaten Lampung Barat, Lampung dan Kabupaten Oku Selatan Provinsi Sumatera Selatan masih menjadi jalur utama pengguna jalan.


Tepat pada hari ketiga Hari Raya Idul Fitri, Rabu 2 April 2025, banyak pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut untuk menikmati libur lebaran dan balik ke kampung halaman atau mudik.

Akan tetapi dikarenakan faktor jalan yang rusak, pengguna jalan harus ekstra berhati-hati dan bergantian saat melalui jalan itu ditambah intensitas hujan deras yang mengguyur daerah setempat mengakibatkan jalanan menjadi banjir.

Peratin (Kepala Desa) Pekon Tanjung Raya kecamatan Sukau Johan Safri meminta agar pemerintah provinsi Lampung dapat segera mengambil tindakan dalam infrastruktur itu.

“Selaku pemerintah desa yang ada di Pekon Tanjung Raya, sekali lagi memohon kepada bapak Gubernur dan juga Wakil Gubernur untuk segera menangani jalan Lintas Liwa-Ranau,” ungkapnya melalui video yang diterima RMOL Lampung, Rabu 2 April 2025.

Ia menuturkan, bahwa kedalaman pada banjir di jalan tersebut mencapai kurang lebih satu meter. “Jadi sekali lagi, kepada Bapak Gubernur yang kami cintai semoga untuk segera ditindaklanjuti terima kasih,” tuturnya.

Sementara itu di tempat yang sama, salah satu pengguna jalan Hari, menyampaikan bahwa dirinya perlu waktu hingga tiga jam lamanya untuk dapat melalui jalan milik pemerintah provinsi Lampung.

“Padahal jalannya itu kurang lebih hanya satu kilometer, tetapi akibat banjir di jalan yang rusak ditambah lagi hari raya jadi banyak pengendera melintas,” kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa terdapat sejumlah motor yang mengalami mati mesin saat berada ditengah-tengah jalan yang banjir itu.

“Bukan satu dua motor aja yang sampe macet di tengah jalan itu, malah banyak tadi yang pas udah sampe tengah jalan harus didorong akibat motor mendadak mati,” ucapnya.

Terakhir, ia berharap agar pemerintah provinsi Lampung dapat seger menangani jalan penghubung antar kabupaten itu.

“Karena jalan ini merupakan akses utama penghubung antar desa bahkan antar kabupaten,” pungkasnya.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Polri Butuh Reformasi Kultural dan Tetap di Bawah Presiden

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:30

Jokowi Dianggap Stres Akibat Gejala Post-Power Syndrome

Kamis, 19 Februari 2026 | 01:03

BPKH Limited Perkuat Fondasi Kedaulatan Ekonomi Haji

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:41

Inosentius Samsul Batal jadi Hakim MK Ternyata Ditugaskan ke Danantara

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:21

Polda Metro Tangkap Dua Pria Pembawa Ratusan Pil Ekstasi dari Lampung

Kamis, 19 Februari 2026 | 00:03

Waketum PKB Tepis Klaim Jokowi soal Revisi UU KPK Inisiatif DPR

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:40

BPKH Genjot Investasi Ekosistem Haji dan Siap jadi Pemain Global

Rabu, 18 Februari 2026 | 23:15

Santunan hingga Beasiswa Diberikan untuk Keluarga Prajurit yang Gugur

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:47

Penabrak Rumah Anak Jusuf Kalla Seorang Perempuan

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:40

Purbaya Curiga Isu Gratifikasi Pejabat Kemenkeu Diramaikan Pembenci

Rabu, 18 Februari 2026 | 22:28

Selengkapnya