Berita

Ilustrasi/Net

Global

Diduga Ikut ISIS, Dua Remaja di Singapura Ditangkap

RABU, 02 APRIL 2025 | 21:20 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pihak berwenang Singapura menangkap dua remaja dengan dugaan menganut paham radikal.

Seperti dikutip dari CNA pada Rabu 2 April 2025, penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan Undang Undang Keamanan Dalam Negeri Singapura.

Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun ditangkap setelah teridentifikasi berkomunikasi dengan Nick Lee Xing Qiu, yang sebelumnya ditangkap pada Desember lalu karena terkait dengan kelompok ekstremis sayap kanan. 


Laki-laki ini diyakini mendukung paham "Supremasi Asia Timur" dan berencana melakukan serangan terhadap sejumlah masjid di Singapura. Ia ditangkap di Masjid Maarof setelah mulai terpapar materi-materi ekstremis sejak 2022.

Selain itu, seorang perempuan berusia 15 tahun juga ditangkap setelah menganut paham ekstremisme Islam. Remaja perempuan ini diketahui menikah dengan seorang pejuang ISIS di Suriah. 

Melalui media sosial, ia sering mengunggah propaganda ISIS dan terhubung dengan pendukung kelompok teroris tersebut. 

Pada Juni 2023, ia disebut mulai mengadopsi pandangan bahwa ISIS adalah kelompok yang sah, dan pada Juli 2023, ia mengucapkan ikrar setia kepada ISIS serta mantan khalifah Abu Bakr al-Baghdadi.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya