Berita

Usaha Mikro Kecil (UMK) binaan UMK Academy Pertamina/Ist

Bisnis

UMK Academy Bawa Produk UMKM Go Internasional

RABU, 02 APRIL 2025 | 19:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program UMK Academy yang digagas PT Pertamina (Persero) telah berhasil membawa ribuan pelaku usaha mikro kecil (UMK) naik kelas lebih cepat.

UMK Academy adalah program pembinaan UMK dari Pertamina untuk meningkatkan kualitas produk dan manajemen UMKM. Ada empat kurikulum yang diusung, yaitu Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.

Program ini terbukti sukses mengangkat UMK lebih cepat berkembang, salah satunya dirasakan pendiri produk fesyen khas Indonesia, Haluan Bali, Defria Kirana.


Kini, produk Haluan Bali telah menembus pasar Australia, Jepang, Belanda, Jerman, hingga ke Amerika Serikat.

"Pertamina UMK Academy adalah sebuah program yang sangat keren. Saya bisa dapat ilmu, networking, punya kesempatan ikut beragam pameran, dan dapat tambahan modal usaha," ujar champion kelas Go Online Pertamina UMK Academy 2024 ini, Rabu, 2 April 2025.

Melalui ilmu di UMK Academy pula, Haluan Bali telah punya positioning yang lebih jelas dibandingkan sebelumnya. Haluan Bali juga berhasil mendapatkan hibah alat teknologi yang bisa membantu meningkatkan proses produksi. 

"Kami berharap Haluan Bali bisa semakin besar, produktif, dan menjadi brand lokal yang dibanggakan Indonesia," jelasnya.

Manfaat yang sama dirasakan Bayu Ratna Diny dari Diby Leather. Setelah mengikuti kelas Go Global 2024, omzet melesat ditopang oleh naiknya permintaan.

"Dari kelas pelatihan yang kami ikuti, Diby Leather juga berhasil menjalin tiga kolaborasi baru dengan berbagai pihak, termasuk pemberdayaan perempuan dengan masyarakat sekitar, kolaborasi produk dengan UMKM dan juga pemerintah," kata Bayu. 

Peraih champion pertamina UMK Academy 2024 kelas Go Modern, Ika Bunga Maharani juga mengaku telah menambah jumlah pelanggan hingga mampu melakukan penghematan biaya produksi.

Ika melalui produk aksesoris dan fesyen Exobrooch ini sukses menghadirkan inovasi produk baru lantaran mendapatkan pelatihan tentang Go Green. Dari pelatihan ini, Exobrooch berhasil membuat produk baru yang lebih ramah lingkungan, yakni eco-friendly scrunchie, sustainable hairpin batik, sustainable HP strap, hingga kostum dari limbah rumah tangga.

Sementara itu, Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto menyebut, UMK bisa mendapat pelatihan dan pendampingan bisnis oleh mentor profesional di UMK Academy.

Manfaat lain, skill UMK dalam menjalankan usaha juga bisa meningkat lewat gamifikasi yang dilakukan. UMK juga bisa mendapatkan bantuan sertifikasi usaha untuk meningkatkan daya saing.

Selain itu, UMK bisa mendapatkan dukungan pemasaran agar produk lebih dikenal termasuk melalui digital dan branding. Kesempatan lain yang bisa didapat, yakni perluasan jaringan bisnis dan kolaborasi dengan sesama pelaku usaha sehingga semakin siap bersaing di pasar lokal maupun internasional.

"Terakhir, para peserta juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan hibah alat produksi untuk mendukung pengembangan usaha," tutur Rudi.

UMK Academy sebagai program inisiasi Pertamina ini terbukti telah menarik banyak perhatian pelaku usaha. Sejak program ini diluncurkan tahun 2020, telah mencetak ratusan UMK yang mampu berkembang, bahkan ikut meningkatkan ekonomi di sekitarnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya