Berita

CEO Tesla dan Space X, Elon Musk, akan jadi nama salah satu kapal induk AS/Net

Dunia

Elon Musk akan jadi Nama Kapal Induk Teranyar AS

RABU, 02 APRIL 2025 | 06:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah kapal induk terbaru milik Amerika Serikat bakal jadi bentuk penghargaan Presiden Donald Trump kepada Elon Musk, miliarder sekaligus donatur utama kampanye Trump.

Dikutip Anadolu, Rabu 2 April 2025, Kapal induk terbaru Angkatan Laut AS yang awalnya akan dinamai USS Enterprise, diubah menjadi USS Musk. Padahal, umumnya kapal induk AS dinamai berdasarkan jenderal yang punya jasa besar terhadap negara.

Kapal perang kelas Gerald R. Ford itu dijadwalkan meluncur pada November 2025, dan akan mulai beroperasi pada 2029 untuk menggantikan USS Dwight D. Eisenhower, yang diberi nama berdasarkan seorang jenderal Perang Dunia yang telah meninggal dan presiden pascaperang yang populer.


Nah, kehadiran Elon Musk di lingkaran utama Trump mengubah tradisi tersebut. Kapal itu akan menjadi kapal induk pertama yang diberi nama berdasarkan sosok penasihat Gedung Putih yang masih menjabat.

Keputusan tersebut mengikuti rancangan perintah "Make Shipbuilding Great Again," yang bertujuan untuk merevitalisasi produksi Angkatan Laut AS di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perluasan armada China.

"Dulu kita membuat banyak sekali kapal. Sekarang kita tidak banyak membuatnya lagi, tetapi kita akan membuatnya dengan sangat cepat, segera,” kata Trump, pada Februari lalu.

Tak hanya diberi nama USS Musk,  kapal induk ini dikabarkan akan dilengkapi sistem peluncuran pesawat elektromagnetik yang canggih. Sebuah sistem yang sejalan dengan visi Musk soal inovasi bertenaga listrik.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya