Berita

Sebanyak 70 personel tim bantuan kemanusiaan dari Indonesia siap terbang ke Myanmar/Puspen TNI

Pertahanan

Boeing TNI AU Angkut 70 Personel Misi Kemanusiaan ke Myanmar

RABU, 02 APRIL 2025 | 01:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pesawat TNI Angkatan Udara Boeing 737-800 dengan nomor registrasi A-7309 dari Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma diterbangkan untuk mengangkut tim bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Myanmar pada Selasa, 1 April 2025.

Boeing 737-800 ini merupakan pesawat ketiga yang berangkat mengirim bantuan ke Myanmar.

Pesawat yang dipiloti oleh Letkol Pnb Rezha Wibowo ini membawa 70 personel dari tim Indonesian Urban Search and Rescue (Inasar) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Luar Negeri, tim pengamanan, serta Pusat Penerangan TNI. 


"Selain personel, pesawat juga mengangkut berbagai perlengkapan penyelamatan dari Basarnas dengan total berat mencapai 4.078 kg," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsma Ardi Syahri, dalam keterangannya, Selasa 1 April 2025.

"Setelah menyelesaikan misi kemanusiaan, pesawat akan kembali ke Indonesia sesuai dengan rencana penerbangan yang telah ditetapkan," imbuh Ardi.

Sebelumnya, pemerintah juga telah mengirimkan Tim Aju pada 31 Maret 2025 menggunakan pesawat Super Hercules C-130J.

Satu pesawat berangkat pada Senin kemarin, satu lagi pada Selasa pagi. Diikuti oleh Boeing 737-800 yang mengangkut 70 personel tim bantuan kemanusiaan ke Myanmar.

Rencananya, bantuan dalam jumlah lebih besar akan diberangkatkan pada 3 April 2025.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya