Berita

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/RMOLJabar

Politik

Pengelola Wisata Diwanti-wanti di Masa Libur Lebaran

SELASA, 01 APRIL 2025 | 04:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Memasuki masa libur Lebaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan dua langkah utama untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, persiapan ini melibatkan dua aspek penting. Pertama, ia meminta para pengelola tempat wisata untuk meningkatkan kesiapan keamanan demi menjamin keselamatan pengunjung.

“Pertama, seluruh penyelenggara kawasan harus memiliki kesiapan. Kesiapan dari mulai masuk termasuk jaminan keamanan wisatawan,” ucap Dedi Mulyadi, diwartakan RMOLJabar, Senin 31 Maret 2025.


Ia lantas menyoroti insiden tenggelamnya seorang anggota polisi di Pantai Pangandaran saat menolong seorang bocah yang terseret arus.

Menurut Dedi, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pengelola wisata agar lebih serius dalam meningkatkan keamanan.

“Pangandaran itu harus ada para petugas di sepanjang pantai. Nanti kalau ada yang tenggelam, ada yang terbawa arus, harus dengan cepat melakukan pertolongan,” ujarnya.

“Karena beberapa waktu yang lalu seorang anggota polisi Polsek meninggal ketika menolong anak SMP, artinya kan petugas di lautnya enggak ada,” imbuhnya.

Dedi juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dalam menangani dan mencegah insiden di lokasi wisata.

“Jangan hanya fokus menerima tiket uang yang masuk. Tetapi juga harus memikirkan, menyiapkan orang-orang yang memiliki kemampuan melakukan pencegahan sebuah peristiwa musibah,” tandasnya.

Selain aspek keamanan, Dedi juga menyoroti praktik percaloan tiket dan keberadaan pemandu wisata ilegal yang kerap merugikan wisatawan.

“Dan kemudian kedua, tidak boleh ada percaloan tiket. Tidak boleh ada duplikasi parkir. Tidak boleh ada pungutan parkir liar. Tidak boleh ada pemandu wisata abal-abal yang orang tersesat dibawa lebih tersesat,” paparnya.

Sebagai bentuk pengawasan, ia berkomitmen untuk memantau langsung tempat wisata di Jawa Barat selama masa libur Lebaran guna mencegah pungutan liar dan memastikan keamanan wisatawan.

“Saya akan monitor seluruh kegiatan-kegiatan ini. Dan saya ingin memastikan orang Jawa Barat itu punya sikap yang baik dan care terhadap pariwisata,” pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya