Berita

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno/Istimewa

Politik

Hari Ini Pemerintah Kirim Tim Bantuan untuk WNI Korban Gempa Myanmar

SENIN, 31 MARET 2025 | 04:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa di Myanmar akan segera mendapat bantuan dari Pemerintah. Tim bantuan ini akan mulai dikirim ke Myanmar pada Senin sore nanti, 31 Maret 2025.

"Besok sore akan mulai ada tim yang berangkat, terus Selasa pagi akan ada tim lagi yang berangkat. Terus kemudian logistik yang lain juga akan segera disusulkan," kata Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, usai menghadiri Gema Takbir Akbar Nasional di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu 30 Maret 2025.

Bantuan logistik bagi WNI korban gempa di Myanmar ini akan dikirim secara bertahap. Kemenko PMK juga sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait.


"Jadi kita tadi sudah bersama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertanian, BNPB, TNI, Polri, Baznas, dan juga lembaga-lembaga lain sudah mengkonsolidasikan bantuan untuk saudara-saudara kita di Myanmar," paparnya.

Rapat koordinasi tingkat menteri pun terus dilakukan terkait penanganan WNI korban gempa di Myanmar. Bahkan Presiden Prabowo Subianto juga sudah memerintahkan agar bantuan segera dikirim.

"Jadi kita sudah mempersiapkan untuk pengiriman bantuan ke Myanmar. Kemarin Bapak Presiden sudah memberikan arahan kepada Pak Menlu untuk segera dikirim bantuan ke Myanmar, dan kami sudah melakukan rapat koordinasi tingkat menteri, mulai dari kemarin siang terus tadi siang juga sudah kami rapat tadi," pungkasnya.

Sebelumnya, gempa Magnitudo 7,7 melanda barat laut kota Sagaing di Myanmar tengah pada Jumat 28 Maret 2025. Gempa menyebabkan kerusakan besar di sebagian besar wilayah negara itu.

Menurut pemodelan yang dibuat oleh US Geological Service (USGS) atau Badan Geologi Amerika Serikat menunjukkan gempa bumi di Myanmar berpotensi menewaskan lebih dari 10 ribu orang.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya