Berita

Rumah korban Nur Imam Ghazali hancur berantakan usai ledakan petasan/RMOLJatim

Nusantara

Buat Petasan Sambil Merokok, Rumah Nur Imam Berantakan

SENIN, 31 MARET 2025 | 04:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketenangan siang hari di tengah bulan Ramadhan mendadak pecah oleh suara ledakan petasan di Rumah Nur Imam Ghazali (45), sekitar pukul 14.13 WIB, Sabtu 29 Maret 2025. 

Sejurus kemudian rumah warga yang berada  Jl. Koptu Berlian Lingkungan Trogowetan, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Jawa Timur itu hancur berantakan. 

Bahkan dua orang dikabarkan terluka dalam peristiwa tersebut. Mereka adalah Nur Imam Ghazali dan anaknya Dimas (14). 


"Nur Imam Ghazali mengalami luka 50 persen dan Dimas, mengalami luka ringan," ucap Kapolsek Sumbersari, AKP Suhartanto, diwartakan RMOLJatim, Minggu 30 Maret 2025.

Untuk korban Nur Imam, langsung dilarikan Ke Puskesmas Sumbersari, karena lukanya cukup serius. Dia diduga terkena ledakan petasan saat meracik obat petasan seberat 500 gram di dalam rumahnya.

Dijelaskan AKP Suhartanto, sesuai keterangan saksi Khaerul (58), bahwa sekitar pukul 14.13 WIB, ia sedang memperbaiki tandon air, dekat rumah korban. 

Tiba-tiba terdengar suara ledakan cukup keras. Karena itu, ia langsung bergegas menuju sumber suara, yang ternyata rumah korban Nur Imam yang sudah hancur berantakan. Warga pun berdatangan dan membantu mengevakuasi korban dan keluarganya.

Sementara dari keterangan korban, lanjut AKP Suhartanto, sebelum kejadian korban yang berprofesi sebagai sopir ini hendak meracik bubuk petasan seberat 500 gram. Kemudian ditinggal untuk istirahat makan. Saat itulah korban melakukan tindakan ceroboh.

"Saat makan itu, dia sambil merokok di dekat bubuk petasan. Akibatnya, petasan tersulut dan menimbulkan ledakan," tuturnya.

Sejauh ini polisi sudah melakukan olah TKP bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Jember. 

"Kami sudah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis Polisi," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

UPDATE

Teddy dan Fadli Zon Saling Bagi Tugas saat Kunjungan PM Modi

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:16

Penegak Hukum Lebih Baik Saling Bongkar Kasus daripada Lindungi Koruptor

Minggu, 12 Juli 2026 | 10:10

Momen Delegasi RI Ziarah ke Makam Ali Khamenei di Mashhad

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:47

Pesan Prabowo ke Aparat Bukan Teguran Biasa Melainkan Instruksi Moral

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:34

Bahlil Bidik Penambahan Kursi Golkar di 2029

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:16

KPK Hormati Proses Hukum Kasus Febrie Adriansyah

Minggu, 12 Juli 2026 | 09:10

Konflik Memanas, AS Bombardir Iran Lagi setelah Selat Hormuz Ditutup

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:50

Penanganan Kasus Korupsi Jangan Ganggu Kekompakan Polri-Kejagung

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:33

Kolaborasi UI-Tsinghua Buka Jalan Produksi Vaksin Dengue Buatan Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:15

Kasus Febrie Harus Diselesaikan Lewat Jalur Hukum Bukan Lobi Politik

Minggu, 12 Juli 2026 | 08:07

Selengkapnya