Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Rismon Hasiholan Sianipar:

Jokowi Pengecut Tak Berani Pamerkan Ijazah Asli

MINGGU, 30 MARET 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Alumni Fakultas Teknologi Universitas Gajah Mada (UGM) Rismon Hasiholan Sianipar, kembali menantang Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi, untuk membuktikan keaslian ijazahnya di pengadilan. 

Mantan dosen Universitas Mataram itu secara terbuka menuding Jokowi hingga kini belum pernah menunjukkan secara langsung dokumen akademiknya kepada publik.

"Pak Jokowi, jujur lah, jangan berkelit. Saya ingatkan, jujur itu enak tidurnya. Kenapa ijazahnya tidak mau ditunjukkan? Anda 10 tahun jadi presiden, tapi mungkin satu-satunya di dunia yang tidak berani menunjukkan ijazahnya ke publik," ujar Rismon lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 30 Maret 2025.


Menurutnya, publik berhak mengetahui keabsahan ijazah seorang presiden yang telah menerima gaji dan fasilitas negara, termasuk pensiun sebesar Rp30 juta per bulan serta berbagai tunjangan lainnya. 

Rismon menegaskan bahwa keengganan Jokowi untuk menunjukkan ijazah aslinya sebagai sikap pengecut dan hanya akan menimbulkan lebih banyak kecurigaan.

"Kalau memang benar, kenapa harus menghindar? Silakan buktikan keaslian ijazah Anda. Uji tinta, uji karbon, atau uji teknologi lainnya. Itu kan gampang," kata Rismon.

Lebih jauh, Rismon juga menantang Jokowi untuk membuktikan bahwa memang benar-benar mengikuti rangkaian perkuliahan, termasuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta ujian skripsi. Ia meminta Jokowi untuk menyebutkan siapa dosen pengujinya dan apa isi skripsinya.

"Kalau Anda memang serius, tuntut saya! Kita uji semua, dan Anda pun dihadirkan di sidang," tegasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya