Berita

Ilustrasi/Ist

Presisi

Kapolres Jaktim Buka Suara soal Viral Korban Curanmor Dimintai Uang

SABTU, 29 MARET 2025 | 23:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Beredar di media sosial sebuah video yang dinarasikan seorang wanita atau korban pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengaku diminta sejumlah uang oleh polisi. 

Salah satunya melalui akun instagram @platform.news yang dikutip redaksi.

Menyikapi ini, Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly memastikan informasi itu tidak benar alias hoax.


"Mengenai video yang viral dan tertulis pihak penyidik ataupun pihak Polrestro Jaktim meminta uang Rp3 juta kepada yang bersangkutan adalah hoax alias berita bohong," kata Nicolas kepada wartawan pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Ia pun menyayangkan pernyataan perempuan tersebut soal polisi yang menerima uang.

"Tidak ada terdengar satu kata pun dari pembicaraan yang menyatakan bahwa penyelidik/penyidik Polrestro Jaktim telah meminta uang sebanyak Rp3 juta kepada yang bersangkutan," tegasnya.

Sebaliknya, Nicolas menyampaikan dalam video komplain tersebut, diduga kuat korban tidak terima atas pemberhentian kasus yang menimpanya.

Apalagi ada dua kasus yang menimpa korban, pertama terkait UU Perlindungan Konsumen dan dugaan penipuan.

"Tidak mau menerima hasil keputusan Gelar Perkara bahwa laporan korban mengenai dugaan tindak pidana Khusus dalam UU Perlindungan Konsumen dihentikan penyelidikannya oleh penyelidik/penyidik karena bukan merupakan tindak pidana," jelas dia.

Sementara untuk kasus lainnya yakni dugaan penipuan masih dalam tahap penyelidikan.

"Laporan mengenai dugaan penipuan yang terdapat dalam UU tindak pidana umum masih dalam tahap penyelidikan," pungkas Nicolas.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya