Berita

Sekjen Partai Demokrat, Herman Khaeron/RMOLJabar

Politik

Ditunjuk jadi Sekjen Demokrat, Herman Khaeron Tetap Prioritaskan Aspirasi Warga Cirebon dan Indramayu

SABTU, 29 MARET 2025 | 05:19 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penugasan baru sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat tidak akan mengurangi komitmen anggota DPR RI, Herman Khaeron, untuk memperhatikan masyarakat di daerah pemilihannya, Jawa Barat 8 (Kota dan Kabupaten Cirebon serta Kabupaten Indramayu).

"Saya berkomitmen memperhatikan dalam menyerap aspirasi masyarakat Kota dan Kabupaten Cirebon serta Kabupaten Indramayu pascaditetapkan menjadi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat," ujarnya, diwartakan RMOLJabar, Jumat, 28 Maret 2025.

"Saya akan tetap memegang amanah yang telah diberikan masyarakat untuk menjadi anggota DPR RI periode 2009, 2014, 2019, dan 2024," sambungnya.


Herman pun meminta masyarakat Indramayu dan Cirebon untuk tetap percaya bahwa dirinya akan terus berjuang demi kepentingan mereka.

"Saya akan terus berkontribusi untuk pembangunan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu dan Cirebon," tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan program-program pro-rakyat bisa berjalan optimal di 10 badan partai, serta menjaga administrasi agar sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh undang-undang maupun AD/ART Partai Demokrat.

Sebagai Sekjen, Herman menyadari banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam mempersiapkan partai menjelang Pemilu mendatang.

"Sekjen harus cermat dan mempersiapkan sejak dini, termasuk syarat-syarat untuk Pemilihan Umum berikutnya, serta strategi untuk memperkuat suara dan menambah kader di DPR," ungkapnya.

Di akhir pernyataannya, Herman menegaskan bahwa Partai Demokrat kini berada dalam barisan pemerintah dan berkomitmen penuh untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Partai Demokrat saat ini sebagai partai pemerintah, jadi bagaimanapun kami berkomitmen untuk mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya