Berita

Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV, Raden Muhammad Fauwaz Diradja/Istimewa

Nusantara

Willie Salim Akan Kembali ke Palembang Usai Lebaran, Jalani Tradisi Tepung Tawar

SABTU, 29 MARET 2025 | 04:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Konten kreator Willie Salim dijadwalkan untuk datang kembali ke Palembang setelah Lebaran. Kali ini bukan untuk membuat konten baru, tapi untuk menjalani tradisi tepung tawar di Kesultanan Palembang Darussalam.

Kedatangan Willie juga bertujuan untuk meminta maaf kepada warga Palembang atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh kontennya tentang rendang yang sempat viral.

Kabar ini dikonfirmasi langsung Sultan Palembang Darussalam, Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Raden Muhammad Fauwas Diradja.


Menurut SMB IV, pada Rabu 26 Maret 20225 pukul 22.30 WIB, ia menerima telepon dari Ustaz Deri Sulaiman yang menyampaikan bahwa Willie Salim ingin meminta maaf.

“Jadi kita ditelepon oleh Ustaz Deri Sulaiman. Ustaz Deri mengatakan bahwa Willie Salim meminta bantuannya untuk menghubungi saya guna menyampaikan permohonan maaf. Saya juga sempat berbicara langsung dengan Willie Salim melalui video WhatsApp,” ujar SMB IV, diwartakan RMOLSumsel, Jumat 28 Maret 2025.

“Dalam telepon itu, Willie Salim meminta maaf dan bersedia datang ke Palembang setelah Lebaran. Ia ingin meminta maaf dengan tulus kepada warga Palembang serta menjalani tradisi adat yang berlaku,” sambungnya.

Lebih lanjut, SMB IV menambahkan bahwa dalam perbincangan tersebut ia juga memberikan nasihat kepada Willie Salim terkait kontennya yang dianggap mencemarkan nama baik Palembang. Sultan meyakini bahwa video masak rendang yang dibuat di Benteng Kuto Besak (BKB) itu telah disetting oleh tim kreatif Willie Salim.

“Saya tidak terlalu banyak bertanya kepadanya apakah video itu benar-benar disetting atau tidak. Tapi dari wajahnya yang pucat dan mata berkaca-kaca, terlihat bahwa ia sangat takut dan menyesali perbuatannya. Saya yakin video itu disetting oleh timnya,” tegas SMB IV.

Sebagai bentuk penyelesaian adat, Kesultanan Palembang akan menggelar prosesi tradisi Tepung Tawar bagi Willie Salim. Tradisi ini merupakan bagian dari adat Palembang yang telah tertulis dalam kitab Undang-undang Simbur Cahaya.

“Palembang memiliki cara yang elegan dalam memaafkan seseorang. Kami juga memiliki tradisi unik untuk menyelesaikan permasalahan seperti ini, dan ini adalah bagian dari budaya kami yang sudah lama ada,” tandas Sultan.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar, Berikut Rute dan Cara Daftarnya

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:13

DPR Komitmen Kawal Pelaksanaan MBG Selama Ramadan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:32

Harga Minyak Bertahan di Level Tertinggi Enam Bulan, Dibayangi Ketegangan AS-Iran

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:21

DPR Soroti Impor Pickup Kopdes Merah Putih

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:58

Prabowo Temui 12 Raksasa Investasi Global: “Indonesia Tak Lagi Tidur”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:49

DPR Tegaskan LPDP Harus Tegakkan Kontrak di Tengah Polemik “Cukup Saya WNI, Anak Jangan”

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:26

Pemerintah Inggris Siap Hapus Andrew dari Daftar Pewaris Takhta

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:14

Kemenag: Tidak Ada Kebijakan Zakat untuk MBG

Sabtu, 21 Februari 2026 | 12:04

Korban Banjir Lebak Gedong Masih di Huntara, DPR Desak Aksi Nyata Pemerintah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:25

Norwegia Masih Kuat di Posisi Puncak Olimpiade, Amerika Salip Tuan Rumah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya