Berita

Aktor senior Dwi Yan dan Roy Marten (tengah) saat menggelar jumpa pers di kediamannya di Kalimalang, Jakarta Timur pada Jumat, 28 Maret 2025/RMOL

Hukum

Tersangka Mafia Tambang Ditangkap, Roy Marten Apresiasi Polda Jambi dan Mabes Polri

SABTU, 29 MARET 2025 | 01:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aktor senior Roy Marten mulai bisa bernapas lega. Sebab, sosok yang diduga menjadi mafia tambang telah berhasil ditangkap setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian.

Roy Marten sempat terseret dalam kasus tambang ilegal karena namanya dikaitkan dengan PT BBI, perusahaan tambang di Jambi yang awalnya milik sahabatnya, Herman Trisna.

Roy dan aktor senior lainnya, Dwi Yan, berniat membeli saham perusahaan tersebut pada 2021. Namun keduanya terkejut setelah mengetahui bahwa BBI sudah berpindah kepemilikan ke DC, yang belakangan ditangkap Polisi, tanpa sepengetahuan Herman Trisna.


“Saya dan Dwi Yan sempat ingin membeli saham di BBI karena kami tahu perusahaan itu milik Herman Trisna. Tapi saat mulai mencari tahu lebih dalam, kami kaget karena ternyata perusahaan itu sudah bukan milik beliau lagi. BBI dikuasai oleh DC,” ungkap Roy Marten saat menggelar jumpa pers di kediamannya di Kalimalang, Jakarta Timur, pada Jumat, 28 Maret 2025.

Roy meyakini ada indikasi kuat pemalsuan akta otentik perusahaan yang dilakukan oleh DC dengan bantuan seorang notaris berinisial TK.

Tak sampai di situ, Herman Trisna menemukan bukti bahwa perusahaan miliknya telah beralih kepemilikan melalui dokumen yang diduga dipalsukan oleh DC.

Bukti ini makin kuat ketika seorang notaris mengakui kesalahannya dalam proses tersebut.

Herman Trisna pun melaporkan DC ke Polda Jambi dan Mabes Polri atas dugaan pemalsuan dokumen serta pengelolaan tambang ilegal.

“Di Mabes Polri ada laporan pemalsuan akta, sementara kasus penambangan liar, penjualan liar, serta pelabuhan ilegal dilaporkan ke Polda Jambi,” jelas Roy Marten.

Setelah melalui proses hukum yang panjang, Roy akhirnya mendengar kabar dari penyidik yang menetapkan DC sebagai tersangka pada Agustus 2024.

Namun, DC beberapa kali menghindari pemanggilan polisi, hingga akhirnya ditangkap di Bandara Sultan Thaha, Jambi pada Selasa, 25 Maret 2025.

“Kami berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil. Banyak pihak yang dirugikan oleh kasus ini, termasuk saya dan Dwi Yan. Semoga keadilan bisa ditegakkan,” harap Roy Marten.

Menurut informasi yang didapat Roy, saat ini DC telah ditahan di Mapolda Jambi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya