Berita

BPKH Limited ekspor 475 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi/Ist

Bisnis

BPKH Limited Ekspor 475 Ton Bumbu ke Arab Saudi, Volume Naik 625 Persen

JUMAT, 28 MARET 2025 | 15:29 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Anak usaha dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), BPKH Limited mengekspor 475 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji asal Indonesia selama musim haji tahun ini. 

Jumlah tersebut melonjak 625 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 76 ton. Bumbu tersebut akan digunakan oleh dapur-dapur penyedia makanan bagi jemaah haji di Mekah dan Madinah. 

Sebanyak tujuh produsen bumbu dari Indonesia terpilih melalui proses seleksi sejak November 2024 untuk memasok 22 jenis bumbu khas Nusantara, termasuk bumbu nasi goreng, semur, gulai, rendang, tumis, dan balado.


Mudir BPKH Limited, Sidiq Haryono, menjelaskan inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas konsumsi jemaah haji dengan menyajikan makanan yang lebih sesuai dengan cita rasa Indonesia.

"Dengan makanan yang akrab di lidah mereka, stamina dan semangat jemaah dalam menjalankan ibadah haji diharapkan tetap terjaga," ujar Sidiq.

Sementara itu, Mudir BPKH Limited lainnya, Iman Ni’matullah, mengungkapkan bahwa permintaan bumbu khas Indonesia terus melonjak.

"Tahun lalu, jumlah bumbu yang kami distribusikan hanya 76 ton. Tahun ini meningkat menjadi 475 ton, atau naik sebesar 625 persen. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan akan bumbu khas Indonesia di dapur-dapur penyedia konsumsi jemaah haji," jelasnya.

Menurutnya, ekspor ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk BPKH, Kementerian Agama, Kantor Urusan Haji Jeddah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta importir di Arab Saudi.

Penggunaan bumbu instan dari Indonesia juga mendapat respons positif dari dapur-dapur penyedia makanan di Mekah dan Madinah. Selain mempertahankan cita rasa autentik, bumbu pasta dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi biaya tenaga kerja, listrik, dan bahan baku lainnya.

"Kami telah mendampingi produsen bumbu dalam proses ekspor, termasuk pengurusan izin SFDA, clearance, serta koordinasi dengan importir dan otoritas Arab Saudi. Sebagai perusahaan merah putih di Arab Saudi, kami senang dapat menjalin sinergi positif dan kolaborasi produktif dengan semua elemen anak bangsa," pungkas Iman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya