Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Stok Menipis, Harga Minyak Menguat

JUMAT, 28 MARET 2025 | 11:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia bergerak naik pada Kamis, 27 Maret 2025, akibat berkurangnya pasokan minyak mentah dan kebijakan tarif baru dari Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 24 sen atau 0,3 persen menjadi 74,03 Dolar AS per barel, sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 27 sen menjadi 69,92 dolar AS per barel. 

Sehari sebelumnya, harga minyak sudah naik sekitar 1 persen, mencapai level tertinggi sejak Februari.


Analis dari Price Futures Group, Phil Flynn, mengatakan bahwa kekhawatiran utama di pasar minyak saat ini adalah kebijakan tarif AS, yang bisa memperlambat permintaan minyak global.

"Kendala terbesar bagi minyak saat ini adalah kekhawatiran tentang tarif, dan tarif dapat memperlambat permintaan," kata Flynn.

Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif baru sebesar 25 persen untuk calon pembeli minyak dari Venezuela. Akibatnya, Reliance Industries India, yang mengoperasikan kilang minyak terbesar di dunia, memutuskan untuk menghentikan impor minyak dari Venezuela.

Selain faktor tarif, pasokan minyak di AS juga semakin ketat. Data terbaru menunjukkan stok minyak mentah AS turun 3,3 juta barel dalam seminggu terakhir, jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya, yaitu hanya 956.000 barel.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya