Berita

Kolase foto Laksdya TNI Erwin Aldedharma dan Laksdya TNI Edwin Rajo Mangkuto/RMOL

Pertahanan

Dua Nama Calon Pengganti Laksamana Ali Mencuat

JUMAT, 28 MARET 2025 | 03:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali disebut bakal mengakhiri masa jabatannya di bulan April 2025 mendatang. Sejumlah nama Perwira Tinggi TNI AL yang kini menyandang pangkat bintang tiga atau laksamana madya (laksdya) berpeluang menggantikan Laksamana Ali.

Seperti yang sudah diberitakan, nama Wakasal Laksdya TNI Erwin Aldedharma digadang-gadang menjadi calon kuat sebagai KSAL berikutnya. Salah seorang Purnawirawan Bintang Tiga TNI AL menyebut Erwin layak menjadi orang nomor satu di matra bermotto Jalesveva Jayamahe tersebut.

Menurutnya, Erwin memiliki pengalaman yang mumpuni sebagai orang nomor dua di TNI AL serta kecakapan dalam berbagai penugasan. Jebolan AAL 1991 ini kenyang dalam berbagai jabatan strategis, baik di TNI AL maupun Mabes TNI.


Selain Erwin, pernah diberitakan RMOL sebelumnya, dua Perwira Tinggi Bintang Tiga TNI AL yang dianggap layak menjadi KSAL adalah Pangkoarmada RI Laksdya TNI Denih Hendrata dan Kepala Bakamla Lasdya TNI Irvansyah.

Namun keduanya tergeser setelah muncul nama Laksdya TNI Edwin Rajo Mangkuto usai memperoleh bintang tiga sebagai Wakil Gubernur Lemhannas. Laksdya Edwin pun dipandang layak menjadi pucuk pimpinan matra laut.

Laksdya Edwin juga kenyang dengan berbagai penugasan baik di TNI AL maupun Mabes TNI. Pati jebolan AAL 1991 asal Sumatera Barat ini pernah menjabat sebagai Danpuspom TNI dan Pangkolinlamil.

Baru-baru ini, Laksdya Edwin telah menulis buku berjudul “Potensi Maritim untuk Swasembada Pangan” yang tentunya bisa mengisi gagasan untuk suksesnya program Asta Cita menuju Indonesia 2045. Bahkan ia pun dikenal sebagai sosok perwira tinggi yang agamis.

Baik Laksdya Erwin maupun Laksdya Edwin, keduanya dianggap mampu membawa kejayaan TNI AL ke depan di tengah dinamika global yang semakin tak menentu.           

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya