Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kemenkraf/Bekraf - KEK Singhasari Jalin Kolaborasi, Tingkatkan Ekosistem Ekonomi Kreatif

KAMIS, 27 MARET 2025 | 16:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf/Bekraf RI) terus berupaya meningkatkan kapitalisasi usaha ekonomi kreatif.

Salah satunya adalah menjalin kolaborasi strategis dengan pengelola Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Singhasari. Kolaborasi yang diresmikan pada Kamis 27 Maret 2025 di Jakarta ini bertujuan untuk meningkatkan kapitalisasi ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai destinasi utama ekonomi kreatif di Asia Tenggara. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Teuku Riefky Harsya, menjelaskan bahwa kolaborasi ini mencakup berbagai aspek penting. 


"Tidak hanya sinergi pengembangan ekonomi kreatif, tetapi juga upaya promosi bersama dan pendampingan kunjungan investor ke KEK Singhasari. Hal ini diharapkan dapat menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia," ujar  Teuku Riefky Harsya.

KEK Singhasari merupakan pusat pengembangan teknologi digital dan pariwisata yang terletak di Malang Raya, Jawa Timur.

Riefky menyampaikan bahwa kolaborasi kementerian dengan KEK Singhasari mencakup sinergi pengembangan ekonomi kreatif, upaya promosi bersama, serta pendampingan kunjungan investor ke KEK.

Kolaborasi Kemenparekraf dan KEK Singhasari juga berfokus pada peningkatan infrastruktur pendukung kegiatan usaha.

Hal ini meliputi penyediaan fasilitas produksi yang memadai, pengembangan inkubator bisnis untuk mendukung para pelaku usaha rintisan, serta pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya