Berita

Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat/RMOL

Global

Kemlu RI Pastikan Tak Dukung Skema Israel untuk Pekerja Gaza

KAMIS, 27 MARET 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak mendukung ataupun terlibat dalam skema yang disebut oleh beberapa media asing terkait pemindahan warga Gaza ke Indonesia untuk bekerja. 

Pernyataan ini disampaikan sebagai klarifikasi atas pemberitaan yang beredar di berbagai media Israel. 

Juru Bicara Kemlu RI, Roy Soemirat, menegaskan bahwa pemerintah Indonesia sama sekali tidak pernah membahas ataupun menerima informasi mengenai rencana tersebut dari pihak mana pun.


“Pemerintah Indonesia tidak pernah membahas dengan pihak manapun ataupun mendengar informasi tentang rencana pemindahan warga Gaza ke Indonesia yang disebut oleh beberapa media asing,” kata dia dalam keterangan tertulis pada Kamis, 27 Maret 2025. 

Lebih lanjut, Roy menekankan bahwa tidak ada pembahasan, apalagi kesepakatan, antara Indonesia dengan pihak mana pun mengenai pemindahan warga Gaza ke Indonesia.

“Dapat kami tegaskan bahwa tidak ada pembahasan apalagi kesepakatan antara Indonesia dengan pihak manapun mengenai hal tersebut,” imbuhnya.

Dalam pernyataannya, Roy juga menegaskan bahwa fokus utama Indonesia saat ini adalah mendorong upaya gencatan senjata tahap II di Gaza, memastikan bantuan kemanusiaan dapat masuk, serta memulai rekonstruksi wilayah yang terdampak konflik.

“Saat ini, Indonesia lebih memfokuskan dan mendorong terwujudnya gencatan senjata tahap II dan masuknya bantuan kemanusiaan, serta memastikan dimulainya rekonstruksi di Gaza,” jelas Rolliansyah.

Pernyataan ini diharapkan dapat meluruskan kabar yang beredar dan menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung kemanusiaan di Gaza tanpa keterlibatan dalam skema yang tidak pernah dibahas atau disepakati oleh pemerintah.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Keempat Kalinya Indonesia Jadi Tuan Rumah PENSA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:25

OMC Bantu Sejukkan Jakarta

Minggu, 25 Oktober 2026 | 00:02

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

TVRI dan PIM Jajaki Kolaborasi Angkat Kiprah Perempuan Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:23

KNMP Kota Sorong Buka Peluang Pasar bagi Nelayan Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:00

Modal Asing Kabur Imbas Sentimen MSCI, BI Jamin Likuiditas Rupiah Memadai

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:16

BSI Himpun Dana Tabungan Haji Rp18 Triliun, Nasabah Gen Z Naik 30 Persen

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:15

Wilayah Berdekatan, Mengapa Jakarta Lebih Panas Saat Bogor Masih Diguyur Hujan?

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:03

KemenHAM Tampilkan Peta Pemenuhan Hak Dasar Hingga Tingkat Desa Berbasis Digital

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35

Selengkapnya