Berita

Presiden Direktur Ceria, Abdul Haris Tatang/Net

Bisnis

Smelter Ceria Siap Luncurkan Feronikel Pertama

RABU, 26 MARET 2025 | 15:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan tambang nikel, PT. Ceria Nugraha Indotama (Ceria), akan memproduksi feronikel pertamanya dalam waktu dekat.

Presiden Direktur Ceria, Abdul Haris Tatang, mengapresiasi kinerja seluruh insan Ceria yang selama ini tak kenal Lelah untuk memberikan yang terbaik bagi perusahaan dan bangsa Indonesia. 

“Ceria pada tahun 2025 ini akan menapaki milestone baru yang membanggakan. Setelah perjuangan yang tak kenal lelah dari seluruh insan Ceria, dalam waktu dekat produksi feronikel pertama akan kami diluncurkan," kata Tatang dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu 26 Maret 2025. 


Tatang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh stakeholders terutama bagi insan Ceria yang selalu memberikan kinerja terbaiknya agar cita-cita menjadi perusahaan nikel terkemuka dapat diwujudkan. 

Sebagai satu-satunya smelter nikel ‘merah-putih’ yang seluruh pendanaannya dari PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), Ceria terus mewujudkan komitmennya untuk menghasilkan produk nikel berkualitas tinggi dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan. 

Tatang mengungkapkan, selama ini, Ceria yang berlokasi di Kolaka Sulawesi Tenggara  terus berupaya untuk menambang dengan selalu memperhatikan aspek ESG (Environmental, Social, and Governance). 

"Bagi kami, prinsip ESG ini wajib diterapkan karena sustainability lingkungan perlu dijaga agar keberlangsungan bisnis juga secara paralel dapat saling menguntungkan," ungkap Tatang. 

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah melalui pemanfaatan energi hijau (green energy footprint). Sejak akhir tahun lalu, smelter Ceria memanfaatkan Listrik PT PLN yang dipasok dari Kapal Pembangkit Listrik Terapung (Barge Mounted Power Plant, BMPP) dengan bahan baku diesel dan gas. 

Pemanfaatan Listrik dari energi bersih menjadi wujud komitmen Ceria bergerak maju mewujudkan masa depan energi yang lebih ramah lingkungan. 

“Salah satu Misi Ceria adalah menjalankan praktik usaha yang berkelanjutan, oleh karenanya kami terus berupaya melaksanakan praktik baik dalam ESG bagi core business kami di sektor pertambangan. Bukan merupakan hal mudah, dan tentu saja tidak murah tetapi kami ingin bisnis ini bermanfaat dan berkelanjutan bagi Masyarakat” kata Tatang. 

Praktik pertambangan ‘hijau’ oleh Ceria pun mendapat apresiasi dari banyak pihak, mulai dari pemerintah pusat, daerah, serta perbankan yang selama ini mendukung kegiatan operasional Ceria. 

“Ceria sangat bersyukur karena praktik baik yang kami upayakan selama ini diapresiasi oleh banyak pihak. Tidak hanya pemerintah daerah, pemerintah pusat dan perbankan juga turut mengapresiasi smelter ‘merah-putih’ kami," ungkap Tatang. 

Pada November tahun lalu, perwakilan Dewan Ekonomi Nasional dan tim Benchmark Mineral Intelligence (BMI) melakukan kunjungan ke smelter Ceria untuk memperdalam implementasi praktik ESG di sektor pertambangan. 

Kunjungan tersebut menjadi pemicu bagi perusahaan untuk terus mempertahankan kinerja optimal. 

Tatang berharap, ke depannya kinerja perusahaan dapat terapresiasi melalui penghargaan-penghargaan lain dan berhasil menepatkan Ceria dalam jajaran perusahaan tambang internasional yang membanggakan bangsa Indonesia, terutama dalam rantai pasok nikel.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya