Berita

Presiden Komisaris terpilih PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart), Arsjad Rasjid (kiri)/Istimewa

Bisnis

Arsjad Rasjid: Investasi Intra-ASEAN Perkuat Sinergi Regional

RABU, 26 MARET 2025 | 13:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dalam momentum penting bagi industri telekomunikasi Indonesia, Presiden Komisaris terpilih PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart), Arsjad Rasjid, menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi digital nasional melalui tata kelola yang kuat, sinergi strategis, dan pertumbuhan berkelanjutan.

Merger antara XL Axiata, Smartfren, dan Smart Telecom menjadi XLSmart secara resmi disetujui oleh para pemegang saham, menandai lahirnya kekuatan baru di sektor telekomunikasi tanah air.

Arsjad Rasjid, tokoh bisnis dan pemimpin visioner, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dalam mengawal fase penting ini.


Penunjukan Arsjad Rasjid sebagai Presiden Komisaris XLSmart bukan hanya mencerminkan kepercayaan dari para pemegang saham, tetapi juga menjadi simbol kepercayaan strategis antara Indonesia dan Malaysia—dua negara yang memiliki komitmen kuat dalam membangun ekosistem digital yang tangguh dan inklusif di kawasan ASEAN.

“Kami percaya, merger ini bukan sekadar penggabungan perusahaan, tetapi sebuah langkah strategis yang akan memperkuat konektivitas dan mempercepat transformasi digital Indonesia,” ujar Arsjad, dikutip Rabu, 26 Maret 2025.

Sebagai Presiden Komisaris, Arsjad menekankan pentingnya integritas, kehati-hatian, dan kepatuhan
hukum dalam setiap keputusan strategis.

Di bawah pengawasan aktif komite-komite utama—Audit, Investasi, Risiko, serta Nominasi & Remunerasi— XLSmart akan menjadikan transparansi dan manajemen risiko sebagai bagian tak terpisahkan dari proses bisnisnya. 

Lebih dari sekadar penggabungan dua entitas bisnis, merger ini mencerminkan hubungan bilateral yang erat antara Indonesia dan Malaysia, serta arah baru integrasi ekonomi kawasan. Terlebih, negara-negara ASEAN kini bergerak ke arah kolaborasi yang lebih erat. Tidak hanya bersaing, tetapi juga saling melengkapi dan berkolaborasi.

We compete, we collaborate, and we complement each other – that’s our high call as ASEAN. Merger ini adalah contoh nyata bagaimana investasi intra-ASEAN dapat mendorong sinergi regional yang saling menguatkan,” tutur Arsjad.

Lebih lanjut, Arsjad memastikan XLSmart akan menekankan pentingnya tata kelola perusahaan yang kuat, transparansi dalam pengambilan keputusan, dan manajemen risiko yang terukur. 

Ia juga memastikan bahwa keberhasilan XLSmart akan ditentukan oleh dampaknya terhadap masyarakat dan kontribusinya terhadap pembangunan kawasan. XLSmart berkomitmen untuk memperluas akses digital inklusif ke seluruh pelosok Indonesia, memperkuat keamanan siber sebagai fondasi kepercayaan publik.

“Melalui XLSmart, kami tidak hanya membangun infrastruktur digital yang lebih kuat, tapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital yang diperhitungkan di kawasan,” demikian Arsjad Rasjid.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya