Berita

Presidium Forum Alumni Kampus Seluruh Indonesia (Aksi), Juju Purwantoro/Ist

Politik

Juju Purwantoro:

Teror terhadap Media Coreng Pilar Demokrasi

RABU, 26 MARET 2025 | 10:01 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kantor redaksi Tempo kembali mendapat teror. Setelah dikirimi paket kepala babi, kantor media yang terletak di kawasan Palmerah, Jakarta Barat itu kembali diteror berupa enam bangkai tikus tanpa kepala dalam sebuah kardus.

Namun kasus teror tersebut ditanggapi santai oleh Kepala Kantor Kepresidenan Hasan Nasbi.

Presidium Forum Alumni Kampus Seluruh Indonesia (Aksi), Juju Purwantoro menilai pernyataan Hasan Nasbi tidak pantas dan meremehkan ancaman terhadap kebebasan pers.


"Komentarnya tersebut tampak arogan dan tidak bertanggung jawab," kata Juju lewat keterangan resminya, Rabu 26 Maret 2025.

Juju pun mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi Hasan Nasbi serta memastikan perlindungan bagi jurnalis. 

Pasalnya, kasus kekerasan terhadap pers kerap terjadi, namun aparat hukum dinilai kurang serius menanganinya. 

Padahal, Pasal 4 UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kebebasan pers dan melarang segala bentuk penyensoran maupun penghalangan pemberitaan. 

Bahkan, Pasal 18 ayat (1) mengancam pelaku dengan hukuman penjara maksimal dua tahun atau denda hingga Rp500 juta.

Publik berharap aparat bertindak tegas agar kasus serupa tidak terus berulang dan kebebasan pers tetap terjaga sebagai pilar demokrasi.

"Jangan sampai kasus yang mencoreng dan melemahkan salah satu pilar demokrasi tersebut berulang di kemudian hari," pungkas Juju.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya