Berita

Prabowo Subianto/Net

Politik

Mempertahankan NKRI, Tugas Sejarah Umat Islam Bersama Prabowo

RABU, 26 MARET 2025 | 04:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Peran umat Islam dalam perjuangan merebut serta mempertahankan kemerdekaan sangat besar. Maka dari itu, ketika negeri ini terkoyak oleh gempuran neo kolonialisme dan imperialisme (nekolim) seperti sekarang, umat Islam harus terpanggil untuk menggelorakan perjuangan.

Hal itu disampaikan pemerhati kebangsaan, Prof. Daniel M. Rosyid guna menopang pemerintahan Prabowo Subianto memimpin bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

“Umat Islam sebagai stakeholders terbesar bangsa ini tidak bisa bersikap hanya menjadi penonton history in the making ini, membiarkan mentalitas korban terus menguasai pikiran dan hatinya. Umat Islam harus mengambil tugas sejarah yang kini memanggilnya dan membersamai Presiden Prabowo,” ucap Prof Daniel dalam keterangannya, Selasa malam, 25 Maret 2025.


Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) yang konsisten memperjuangkan kembali ke UUD 1945 naskah asli itu berharap umat Islam sekarang mampu memperjuangkan kemerdekaan bangsa yang hakiki.  

“Tanah Air ini hanya milik orang-orang merdeka. Harganya naik terus tidak boleh mati, dibayar dengan jiwa, darah, keringat dan air mata,” jelasnya.

Ia pun mengulas perjuangan para ulama pra kemerdekaan hingga pasca kemerdekaan dalam melawan penjajah. 

“Suatu ketika para ulama cendekia pendiri Republik ini berhasil merumuskan rancangan dasar negara dalam UUD 1945 sebagai pernyataan perang melawan penjajahan sekaligus strategi memenangkan perang itu,” ungkapnya.

Kini, setelah UUD 1945 diamandemen, penjajahan semakin masif di setiap lini kehidupan berbangsa. Hal ini menunjukkan keberhasilan nekolim dalam memporak-porandakan fondasi bangsa Indonesia.

“Upaya-upaya menjajah kembali negeri ini tidak pernah berhenti hingga hari ini. Kekuatan-kekuatan nekolim bersama anasir-anasir neolib dan neo komunis yang khianat dan rakus kini berusaha dengan berbagai cara untuk mendelegitimasi atau bahkan menjatuhkan Prabowo. Umat Islam harus berjuang bersama Prabowo dan mempertahankan NKRI,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya