Berita

Sinta Nuriyah Wahid di Henri Soetyo Hall Gedung KWI, Jalan Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Maret 2025/RMOL

Nusantara

Istri Gus Dur Gaungkan Semangat Persaudaraan di Markas KWI

RABU, 26 MARET 2025 | 00:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Istri Presiden ke-4 RI KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, melangsungkan buka bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Henri Soetyo Hall Gedung KWI, Jalan Cut Mutia, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Maret 2025.

Sinta menyampaikan pesan persatuan dan persaudaraan, dalam acara bertajuk "Pangkat dan jabatan belum tentu membuatmu bahagia, namun iman dan taqwa akan mengantarkanmu menuju surga". 

Mulanya, ia bercerita tentang keberagaman yang ada di Indonesia, mulai dari agama hingga suku yang tidak menghalangi setiap insan untuk bersatu dan bersaudara dalam hidup bernegara. 


"Karena pada hakikatnya kita adalah satu. Satu apa? Kita bergaul sesama kita, berarti kita bersama berada di Indonesia. Maka kalau saya katakan kita satu, satu apa? Satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa," ujar Sinta di hadapan para tokoh agama. 

Dalam kesempatan itu, dia mengajak seluruh hadirin yang hadir dalam acara yang dibalut dengan buka puasa bersama itu, untuk bersama-sama menyanyikan lagu satu nusa satu bangsa. 

Selain itu, Sinta juga menyampaikan pentingnya persatuan dalam perbedaan politik. Dia pun menyinggung soal hak dipilih dalam kontestasi pemilihan umum (pemilu). 

"Saya sering bertanya, apakah boleh kita saling berebutan? Boleh enggak berebutan? Bagus kalau berbuat kebaikan. Tapi kalau berebut kursi boleh enggak? Yang menjawab boleh siapa, yang enggak boleh siapa?" ucapnya seraya disambut tawa hadirin. 

Dia menjelaskan, hak berpolitik yang dalam hal ini untuk menjadi kontestan yang dipilih bukan sesuatu yang dilarang. 

"(Jawaban atas pertanyaan saya apakah boleh) berebut kursi? Yang mengatakan boleh itu hak anda, dan yang mengatakan tidak boleh juga hak anda, karena itu semua adalah hak asasi manusia," jelasnya. 

"Dan saya juga punya hak mengatakan berebut kursi boleh, tapi ada asalnya. Asal apa? Boleh berebut kursi, asal tidak dipakai untuk memecah belah bangsa. Karena persatuan, persaudaraan kita adalah pilar utama tegaknya negeri Indonesia," tegas dia. 

Oleh karena itu dalam acara di KWI, Sinta mengajak seluruh tokoh agama agar saling menghormati satu sama lain, termasuk mendukung ritualitas umat beragama saudara sebangsanya. 

"Karena kita semua bersaudara, maka saya mengajak kepada saudara se-tanah air untuk melaksanakan sahur bersama saya, agar saudara-saudara yang beragama Islam bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik," harapnya. 

Sebelum menutup kata sambutannya, Sinta mengajak seluruh hadirin dalam acara tersebut untuk mengenang Presiden ke-4 RI lewat bacaan syair Abu Nawas yang biasa dibacakan Gus Dur ketika menutup ceramah atau pidatonya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya