Berita

Ilustrasi bus AKAP/net

Nusantara

Mendekati Lebaran, Harga Tiket Bus AKAP Merangkak Naik

SELASA, 25 MARET 2025 | 15:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Hari Raya Idulfitri yang kurang dari satu pekan lagi membuat harga tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) mulai merangkak naik. Hal ini masih bisa dibilang wajar, selama tidak melewati batas atas yang telah ditetapkan pemerintah. 

"Berdasarkan pemantauan yang terus kami lakukan, peningkatan harga tiket itu masih di bawah batas atas penetapan pemerintah," ungkap Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, lewat keterangan resminya, Selasa 25 Maret 2025.

Namun demikian, kenaikan harga tiket itu tak berpengaruh terhadap jumlah penumpang yang menggunakan jasa bus untuk bepergian. Setiap hari terjadi kenaikan jumlah penumpang.


Seperti yang terlihat di Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Sebanyak 5.477 pemudik sudah berangkat menuju sejumlah daerah di Pulau Jawa dan Sumatera menggunakan bus AKAP dari Terminal Kalideres.

Revi Zulkarnaen mengatakan, jumlah tersebut terhitung sejak periode 21-25 Maret 2025. Jumlah pemudik ini diprediksi akan terus bertahan.

"Kenaikan terjadi setiap harinya mulai dari 200 hingga 300 lebih penumpang," ujarnya 

Peningkatan jumlah penumpang ini salah satunya disebabkan karena sebagian masyarakat menunda pulang kampung pada masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru lalu. 

Sementara itu, Dinas Perhubungan bersama Dinas Kesehatan dan BNN Provinsi DKI Jakarta juga menyiagakan petugas kesehatan di terminal utama maupun bantuan untuk memastikan keselamatan perjalanan.

Para petugas ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan serta tes bebas narkoba dan alkohol bagi awak bus. Selain itu, layanan inspeksi kelaikan kendaraan juga dilakukan mencakup pemeriksaan fisik kendaraan dan pengecekan dokumen. 

Tujuannya, memastikan kendaraan yang akan mengangkut pemudik memenuhi unsur keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya