Berita

Mantan Direktur Utama BRI Sunarso/BRI

Bisnis

Tak Lagi Jadi Dirut, Sunarso Puas BRI Bisa Bagikan Dividen Besar

SELASA, 25 MARET 2025 | 11:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019-2025) Sunarso mengatakan ia memiliki banyak pekerjaan rumah usai tak lagi menjabat. 

Hal itu ia sampaikan sesaat setelah hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin 24 Maret 2025, telah menyetujui penghentian jabatannya. 

"PR-nya masih banyak. PR-nya masih banyak," kata Sunarso kepada media di Menara BRILiaN, Jakarta.


Sunarso mengaku puas karena pada akhir periode jabatannya, BRI mampu membagikan dividen dengan rasio 85 persen dari laba tahun buku 2024. Total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 51,74 triliun atau Rp 343,5 per saham. 

Ia pun mengungkapkan bahwa hasil RUPST sangat baik. 

Total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 51,74 triliun atau Rp 343,5 per saham. Angka itu meningkat dibandingkan dengan dividen yang dibayarkan pada tahun 2024 sebesar Rp48,10 triliun.

Menurut Sunarso, dengan nilai dividen tersebut, perseroan telah menunjukkan pencapaian kinerja yang sangat positif. 

"Belum ada kayaknya perusahaan di Indonesia yang setor dividen Rp51 triliun. Jadi itu hasilnya bagus sekali," kata Sunarso. 

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi merombak susunan komisaris dan direksi  BRI dalam RUPST yang digelar Senin. Salah satu agenda penting dalam RUPST tersebut adalah perombakan jajaran direksi dan komisaris. 

Salah satu suksesi yang dilakukan adalah mengganti Direktur Utama BRI Sunarso dengan Hery Gunardi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BRIS. Selain itu, terdapat juga pengalihan penugasan Agus Noorsanto, yang semula menjabat sebagai Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan, menjadi Wakil Direktur Utama.

Sunarso sendiri telah menjabat sebagai Direktur Utama BRI sejak Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2 September 2019 dan kembali dipercaya untuk posisi tersebut dalam RUPST pada 13 Maret 2023.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya