Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Menguat di Tengah Harapan Kebijakan Tarif AS Bisa Melunak

SELASA, 25 MARET 2025 | 10:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka menguat di Selasa pagi 25 Maret 2025. Penguatan ini diduga karena pasar merespon positif penerapan tarif Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kemungkinan lebih lunak pada 2 April mendatang. 

Dikutip dari CNBC, Indeks ASX 200, Australia, dibuka menguat 0,69 persen dan berlanjut naik 0,59 persen atau 46,6 poin ke level 7.983,5. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,61 persen, namun berlanjut melambat menjadi 0,28 persen di 2,639,48


Kosdaq melejit  0,64 persen, dan Nikkei 225 Jepang menanjak 1,13 persen atau 426,47 poin ke 38.034,96. Sementara  Topix meningkat 0,91 persen.

Indeks berjangka Hang Seng Hong Kong terakhir diperdagangkan pada 23.609, menunjukkan pembukaan yang lebih lemah dibandingkan dengan penutupan HSI di 23.905,56. 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan masih akan dihadapkan pada  net sell  asing yang berpotensi menekan IHSG, setelah anjlok 1,55 persen ke level 6.161 pada akhir sesi perdagangan kemarin. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange merosot lebih dalam 1,73 persen ke 15,34 Dolar AS.

Beberapa analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan tren menurun. Aksi  wait-and-see  menjelang libur panjang Lebaran akan menjadi katalis negatif bagi indeks yang sekarang berada di  fase downtrend .

Sementara itu, kurs Dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York berakhir menguat karena aktivitas bisnis AS meningkat pada periode Maret.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya