Berita

Ketua DPC Sukoharjo, Dableg Siswo Sunarto di acara Silaturahmi Pengurus DPC PPP se-Solo Raya, di Hotel Lorin, Solo, Jawa Tengah pada Senin, 24 Maret 2025/Ist

Politik

PPP Solo Raya Dorong Mardiono Ketum 2025-2030, Ini Alasannya

SELASA, 25 MARET 2025 | 00:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Plt Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono kali ini mendapat dukungan untuk kembali memimpin partai Kabah di masa bakti 2025-2030.

Dukungan kali ini, datang dari 7 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Solo Raya.

“Kami sepakat mendorong kembali Plt. Mardiono untuk kembali memimpin PPP 5 tahun mendatang,” kata Ketua DPC Sukoharjo, Dableg Siswo Sunarto di acara Silaturahmi Pengurus DPC PPP se-Solo Raya, di Hotel Lorin, Solo, Jawa Tengah pada Senin, 24 Maret 2025.


Di acara berbuka puasa bersama ini, Dableg juga merasionalisasikan partainya bakal bersinar di Pemilu 2029 jika dipimpin kembali Mardiono. 

Apalagi, Mardiono merupakan kader murni PPP yang berproses dari tingkat bawah.

Tentu, kegagalan PPP menempatkan wakilnya di DPR-RI pada 2024 tidak akan terulang. 

“Agar Pak Mardiono semakin semangat menebus kekurangan pada Pemilu 2024, kami ingin bicara tentang masa depan dan nasib  PPP 2029 dan Pak Mardiono kami menganggap masih yang terbaik,” jelasnya.

Adapun, 7 DPC Solo Raya dipastikan bakal mendorong Mardiono mengikuti kontestasi perebutan posisi Ketum PPP di Muktamar antara lain, Sukoharjo, Boyolali, Sragen, Klaten, Surakarta, Karanganyar dan Wonogiri.

Terkait dukungan ini, Ketua DPP PPP Yunus Razak menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas perjuangan, dedikasi yang telah diberikan PPP Solo Raya.

“Terima kasih atas perjuangan, dedikasi yang telah diberikan untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Kita telah berjuang bersama-sama dan akan terus berjuang dalam mengembalikan suara PPP pada pemilu 2029 mendatang,” kata Yunus Razak.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya