Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

INTP Kantongi Laba Bersih Rp2 Triliun di 2024

SENIN, 24 MARET 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) membukukan laba bersih Rp2 triliun sepanjang 2024. Surplus 2,56 persen dari episode sama akhir tahun sebelumnya Rp1,95 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian naik menjadi Rp591,49 dari sebelumnya Rp568,41. 


RMOL. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) membukukan laba bersih sebesar Rp2 triliun sepanjang 2024. Angka ini tumbuh 2,96 persen secara tahunan. 

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dikutip Senin 24 Maret 2025, emiten semen itu mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp18,54 triliun, meningkat 3,34 persen (yoy). 

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia yang dikutip Senin 24 Maret 2025, emiten semen itu mencatatkan pendapatan neto sebesar Rp18,54 triliun, meningkat 3,34 persen (yoy). 

Penjualan semen berkontribusi besar terhadap Pendapatan INTP sebesar Rp16, 71 triliun, naik dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp16,19 triliun. 

Penjualan beton siap pakai menyumbang Rp1,56 triliun, naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat Rp1,36 triliun. 

Selaras dengan naiknya pendapatan, beban pokok pendapatan INTP ikut terkerek 3,18 persen (yoy) menjadi Rp12,48 triliun.

Laba bruto naik menjadi Rp6,06 triliun dari laba bruto tahun sebelumnya, Rp5,84 triliun.

Jumlah liabilitas turun menjadi Rp8,30 triliun hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah liabilitas Rp8,68 triliun hingga periode 31 Desember 2023. 

Sedangkan jumlah aset naik menjadi Rp30,42 triliun hingga periode 31 Desember 2024 dari jumlah aset Rp29,64 triliun hingga periode 31 Desember 2023.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya