Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Investor Nantikan Prospek Perdamaian Rusia-Ukraina, Harga Minyak Stabil

SENIN, 24 MARET 2025 | 09:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak bertahan stabil pada perdagangan Senin, 24 Maret 2025, saat para investor menanti kelanjutan kelanjutan pembicaraan gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina.

Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent turun 8 sen, atau 0,1 persen menjadi 72,08 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 5 sen atau 0,1 persen menjadi 68,23 Dolar AS.

Kedua acuan harga minyak ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat dan mencatat kenaikan mingguan kedua berturut-turut karena sanksi baru AS terhadap Iran dan rencana produksi terbaru dari kelompok produsen OPEC+ meningkatkan ekspektasi pasokan yang lebih ketat.


"Harapan akan kemajuan dalam negosiasi perdamaian antara Rusia dan Ukraina serta potensi pelonggaran sanksi AS terhadap minyak Rusia menekan harga lebih rendah," kata Toshitaka Tazawa, seorang analis di Fujitomi Securities.

"Tetapi investor menahan posisi besar karena mereka mengevaluasi tren produksi OPEC+ di masa mendatang setelah April," tambahnya.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan sekutunya termasuk Rusia, telah mengeluarkan jadwal baru bagi tujuh negara anggota untuk melakukan pemangkasan produksi minyak lebih lanjut sebagai kompensasi atas pemompaan di atas tingkat yang disepakati, yang akan lebih dari sekadar melampaui kenaikan produksi bulanan yang direncanakan kelompok tersebut untuk diperkenalkan bulan depan.

Pelaku pasar juga memantau dampak sanksi baru AS terkait Iran yang diumumkan minggu lalu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya