Berita

Poster turut berduka cita atas meninggalnya satu keluarga dalam kebakaran bus di Arab Saudi pada 21 Maret 2025.

Global

Empat WNI Tewas dalam Kecelakaan Bus di Arab Saudi, Ternyata Satu Keluarga

MINGGU, 23 MARET 2025 | 14:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Empat dari enam korban jiwa dalam kecelakaan bus jemaah umrah asal Indonesia ternyata merupakan satu kelurga. 

Hal itu diungkap oleh keterangan pers yang dirilis Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah pada Sabtu malam, 22 Maret 2025. 

Dikatakan bahwa korban bernama Dawam Mahmud, Sumarsih Djarudin, Areline Nawallya Adam, dan Audrya Malika Adam merupakan satu keluarga yang terdiri dari seorang ayah, ibu, dan dua putri.


"Empat korban meninggal dalam kecelakaan ini adalah Dawam Mahmud, Sumarsih Djarudin, Areline Nawallya Adam, dan Audrya Malika Adam, yang merupakan satu keluarga," ungkap laporan tersebut. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI disebut telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban yakni Dawam Mahmud (keponakan) dan setuju memakamkan satu keluarga tersebut di tanah suci. 

"Pihak keluarga telah meminta agar seluruh jenazah dimakamkan di Arab Saudi," tambah pernyataan tersebut. 

Selain itu, korban meninggal lainnya, Eny Soedarwati, juga telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga untuk dimakamkan di Arab Saudi.

Sementara itu, terkait korban wafat lainnya, bernama Dian Novita, keputusan mengenai lokasi pemakamannya masih dalam pembahasan keluarga. 

Dalam kecelakaan ini, selain enam korban meninggal dunia, terdapat sebelas korban lainnya yang mengalami luka-luka. Setelah menjalani perawatan medis, mereka telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. 

"Setelah mendapatkan izin medis, mereka telah tiba di Mekkah dan kembali melanjutkan rangkaian ibadah umroh sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan," ungkap KJRI Jeddah. 

Kecelakaan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Pemerintah terus melakukan pendampingan dan koordinasi agar seluruh proses pemakaman serta kepulangan korban yang masih dalam pembahasan dapat berjalan dengan baik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya