Berita

Kebersamaan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Prabowo Subianto/Ist

Nusantara

Prabowo Disarankan Tiru SBY soal Diversifikasi Pangan

MINGGU, 23 MARET 2025 | 09:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap Presiden Indonesia selalu menargetkan swasembada pangan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan nasional. 

Namun, kebijakan yang diterapkan sering kali masih berfokus pada peningkatan produksi beras, meskipun tantangan seperti penyusutan lahan sawah dan stagnasi produktivitas terus terjadi. 

Anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron mengatakan, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada satu komoditas, melainkan bisa dicapai melalui diversifikasi pangan dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang melimpah.


"Komoditas lokal Indonesia sangat banyak, misal porang, hanjeli, singkong, ubi jalar, talas, gadung, sagu, sorgum, dan lain-lain," kata Herman seperti dikutip redaksi melalui akun X, Minggu 23 Maret 2025.

Beberapa negara, lanjut Herman, telah sukses menerapkan strategi ini dan mampu menciptakan ketahanan pangan yang lebih berkelanjutan.

"Bahkan dengan teknologi procesing sudah bisa dibuat beras analog," sambung politikus Partai Demokrat itu.

Herman juga mengingatkan bahwa di era Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pemerintah sempat menguji program One Day No Rice sebagai langkah awal diversifikasi pangan. 

Ia berharap, di bawah kepemimpinan Presiden  Prabowo Subianto, kebijakan serupa dapat diperkuat untuk mencapai kemandirian pangan yang lebih luas dan berkelanjutan.

"Mudah-mudahan arah kebijakan Presiden Prabowo juga melakukan pengembangan diversifikasi sebagai upaya menuju swasembada pangan," pungkasnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya