Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Ketidakpastian Ekonomi Amerika Bikin Pasar Kripto Panik, Bitcoin Rontok ke 84.000 Dolar AS

SABTU, 22 MARET 2025 | 12:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin terus melemah akibat menurunnya minat investor di tengah ketidakpastian suku bunga AS dan tarif perdagangan yang lebih tinggi.

Sabtu pagi, 22 Maret 2025, pantauan RMOL harga Bitcoin sedikit menguat meskipun tetap turun sekitar 0,07 persen dan berada di level 84.184 Dolar AS.

Sebelumnya, mata uang kripto terbesar di dunia itu sempat turun 3 persen ke level 84.094,1 Dolar pada Jumat malam.


Kerugian pada Bitcoin dan mata uang kripto lainnya sebagian besar terjadi seiring dengan pelemahan di Wall Street, karena selera risiko tetap lemah. Para pedagang mengurangi ekspektasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve dalam waktu dekat, terutama setelah bank sentral mempertahankan suku bunga tetap minggu ini dan mengisyaratkan meningkatnya ketidakpastian atas ekonomi AS. 

The Fed memperkirakan inflasi yang lebih tinggi dan pertumbuhan yang lambat pada tahun 2025, sementara juga menandai ketidakpastian atas dampak kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump.

Meningkatnya ketidakpastian ekonomi sangat membebani harga kripto, mengingat aset spekulatif cenderung berkinerja buruk pada saat terjadi peningkatan ketegangan ekonomi.

Dikutip dari Investing, kripto nomor 2 dunia, Ether, turun kembali di bawah 2.000 Dolar AS, mendekati level terendah yang terakhir terlihat pada tahun 2021.

XRP turun 2 persen menjadi 2,40 Dolar AS. Mata uang kripto tersebut diperdagangkan jauh di bawah level tertinggi hampir dua minggu yang dicapai minggu ini setelah Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) membatalkan gugatannya yang telah berlangsung lama terhadap penerbit Ripple.

Keputusan SEC sudah diperkirakan sebelumnya, karena Trump merombak kepemimpinan lembaga tersebut dengan keputusan yang pro-kripto. SEC sebelumnya telah membatalkan kasus terhadap bursa Coinbase dan Kraken.

Altcoin lainnya juga mengalami penurunan pada hari Jumat, dan bersiap untuk minggu yang biasa-biasa saja. Cardano turun 1,4 persen, sementara Solana naik 0,1 persen, dan Polygon turun 2,9 persen.

Di antara token meme, Dogecoin turun 0,6 persen, sementara $TRUMP turun 1 persen.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya