Berita

Bulog Jamin Anggaran Rp 16,6 Triliun dari Pemerintah untuk Sejahterakan Petani/RMOL

Bisnis

Bulog Jamin Anggaran Rp 16,6 Triliun dari Pemerintah untuk Sejahterakan Petani

SABTU, 22 MARET 2025 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kucuran anggaran hingga Rp 16,6 triliun dari pemerintah dipastikan akan digunakan untuk menyejahterakan petani. 

Hal itu disampaikan Wakil Direktur Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Marga Taufiq, dalam kunjungan kerja ke Klaten, Jawa Tengah, Jumat, 21 Maret 2025.
 
Marga Taufiq menjelaskan, langkah untuk menyejahterakan petani adalah dengan memastikan bahwa gabah yang dipanen akan dibeli oleh pemerintah. 


"Jadi ini intinya adalah dana yang diinvestasikan pemerintah untuk memperkuat Bulog, agar Bulog bisa melakukan dengan cepat penyerapan gabah petani," ujar Marga. 

Dia menegaskan, anggaran Rp 16,6 triliun dari pemerintah bukan dialihkan dari bantuan pangan, tetapi khusus memastikan petani mendapat kesejahteraan dari hasil panennya. 

Terlebih, Presiden Prabowo Subianto telah mengamanatkan kepada Perum Bulog untuk menyamaratakan harga gabah kering panen (GKP) hasil panen raya petani tahun ini. 

Harga pokok pembelian (HPP) GKP yang harus diterapkan Bulog adalah senilai Rp 6.500 per kilogram (kg), sebagaimana diamanatkan Presiden Prabowo. 

"Ini sebuah mekanisme sendiri, bagaimana mekanisme detilnya adalah investasi dari pemerintah untuk penguatan bulog, agar dapat menyerap gabah petani. Jadi bukan dialihkan dari bantuan sosial, bukan," demikian Marga menambahkan.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya