Berita

Sandiaga Uno/Ist

Bisnis

Bursa Bergejolak, Sandiaga Sarankan Investor Ambil Kesempatan

KAMIS, 20 MARET 2025 | 10:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bursa saham mengalami gejolak luar biasa dalam beberapa waktu terakhir, dengan penurunan yang cukup signifikan. 

Namun, menurut mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sekaligus pengusaha Sandiaga Uno, kondisi ini justru merupakan peluang terbaik bagi para investor untuk masuk ke pasar saham.

Sandiaga menegaskan bahwa ketakutan dan kekhawatiran di kalangan investor sering kali menjadi momen emas bagi mereka yang berani mengambil langkah strategis. 


"Sebenarnya kalau timing, ini adalah timing yang paling bagus untuk masuk di investasi, di saham," kata Sandi lewat video singkatnya di X, Kamis 20 Maret 2025.

Ia menjelaskan bahwa dalam dunia investasi, kesuksesan sering kali datang ketika seseorang berani masuk ke pasar saat harga sedang rendah. 

Mantan Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies Baswedan itu melanjutkan, seiring waktu, saham yang dibeli di harga murah berpotensi mengalami kenaikan signifikan, memberikan keuntungan besar bagi investor.

"Biasanya sukses yang paling utama, paling dirasakan itu adalah kalau marketnya lagi turun dan akan bisa bergerak naik ke depan," ujar Sandiaga.

Di tengah ketidakpastian pasar, Sandiaga mendorong para investor untuk tetap optimistis dan melihat peluang jangka panjang. Ia juga menekankan pentingnya analisis yang matang dalam memilih saham yang memiliki prospek cerah di masa depan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga lebih dari enam persen dalam penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa 18 Maret 2025.

Penurunan drastis IHSG diketahui memicu penghentian sementara perdagangan saham atau trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya