Berita

Trump saat bersama Putin (Foto: indianexpress.com)

Bisnis

Janji Trump Zonk, Dolar AS Tembus Rp16.500

RABU, 19 MARET 2025 | 19:59 WIB | OLEH: ADE MULYANA

TEPAT seperti yang diperkirakan pelaku pasar sebelumnya, sentimen dari upaya diplomatik Presiden Donald Trump dalam menangani perang Rusia-Ukraina yang akhirnya masih jauh dari harapan. Laporan terkini menyebutkan, pihak Trump dan Putin yang untuk sementara hanya mampu menjalin kesepakatan gencatan senjata untuk tidak menyerang sasaran di bidang energi dan infrastruktur sebagai langkah awal menuju perdamaian.

Tentu saja kabar tersebut, meski sempat menjadi pusat perhatian investor, akhirnya menjadi angin lalu, alias zonk bagi investor di pasar uang global. Pelaku pasar kembali mengarahkan perhatiannya pada hasil pertemuan para pimpinan Bank Sentral AS, The Fed menyangkut suku bunga. Serangkaian laporan yang beredar menyebutkan, investor yang meyakini The Fed tidak akan menurunkan suku bunga dalam pertemuan kali ini seiring dengan sejumlah data perekonomian terkini yang dinilai jauh dari memadai.

Kinerja indeks Dolar AS akhirnya kembali terjebak di rentang terbatas dengan sedikit melemah. Situasi ini sekaligus mencerminkan sedikit beranjak menguat nya sejumlah mata uang utama dunia. Namun gerak penguatan mata uang utama dunia yang terlalu sempit menyulitkan mata uang Asia untuk mencetak penguatan.


Pantauan dari jalannya sesi perdagangan pertengahan pekan ini di Asia, Rabu 19 Maret 2025 menunjukkan, nilai tukar mata uang Asia yang cenderung jatuh dalam zona pelemahan sempit. Minimnya sentimen regional yang tersedia kian mempersulit mata uang Asia untuk mencetak gerak tajam.

Hingga sesi perdagangan Rabu sore, 19 Maret 2025 berlangsung, mata uang Asia hanya menyisakan Peso Filipina dan Ringgit Malaysia masih mampu bertahan di zona penguatan sangat tipis dan rentan beralih merah. Selebihnya, mata uang Asia masih betah menginjak zona sesi perdagangan. Rupiah terlihat kesulitan untuk sekedar mengikis pelemahan.

Hingga ulasan ini disunting, Rupiah kasih bergerak di kisaran Rp16.520 per Dolar AS atau merosot 0,62 persen, yang sekaligus menembus level psikologis nya di Rp16.500. Rilis suku bunga yang dipertahankan oleh Bank Indonesia dikisaran 5,75 persen dan rilis pertumbuhan kredit yang sebesar 10,3 persen untuk periode Februari lalu gagal menolong Rupiah untuk menyeberang ke zona hijau.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya