Berita

Ilustrasi/net

Nusantara

Kabar Baik, Pemprov DKI Buka Gelombang Kedua Mudik Gratis

RABU, 19 MARET 2025 | 14:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI Jakarta membuka pendaftaran Program Mudik Gratis 2025 gelombang kedua mulai hari ini, Rabu 19 Maret 2025. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs web mudikgratis.jakarta.go.id.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, dari total kuota awal sebanyak 22.403 kursi, tersisa 4.298 kursi setelah verifikasi tahap pertama. Rinciannya, 2.453 kursi untuk perjalanan mudik dan 1.845 kursi untuk arus balik.

Pemprov DKI Jakarta pun menggandeng sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menambah kapasitas, di antaranya PT Bank DKI, PT Transjakarta, PT Vector, PT MRT dan PT LRT.


“Kolaborasi ini menambah 27 bus atau setara 1.161 kursi, sehingga total kuota gelombang kedua menjadi 5.459 kursi, terdiri dari 3.614 seat untuk mudik dan 1.845 seat untuk balik,” kata Syafrin.

Dia menjelaskan, pendaftaran akan dibuka hingga kuota terpenuhi, dan verifikasi data peserta akan dilakukan pada 20-24 Maret 2025.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti program ini, Pemprov DKI Jakarta mensyaratkan Kartu Keluarga (KK) dan KTP DKI Jakarta (diutamakan). Jika membawa sepeda motor, peserta juga harus menyertakan STNK.

“Program Mudik Gratis ini bertujuan membantu warga Jakarta yang ingin pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman menjelang Lebaran 2025,” tandasnya.

Lokasi tujuan bus pemudik yakni Terminal Rajabasa, Bandar Lampung; Terminal Alang-Alang Lebar, Palembang; Terminal Indihiang, Tasikmalaya; Terminal Kertawangunan, Kuningan; Terminal Tegal; Terminal Pekalongan; Terminal Mangkang, Semarang; Terminal Kebumen; Terminal Cilacap dan Terminal Bulupitu, Purwokerto.

Selanjutnya Terminal Tirtonadi, Solo; Terminal Mendolo, Wonosobo; Terminal Giwangan, Yogyakarta; Terminal Pilangsari, Sragen; Terminal Giri Adipura, Wonogiri; Terminal Purboyo, Madiun; Terminal Tamanan, Kediri; Terminal Kepuhsari, Jombang; Terminal Arjosari, Malang serta Terminal Purabaya, Sidoarjo.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya