Berita

Ilustrasi/net

Otomotif

Xiaomi Berhasil Jual 200.000 Sedan SU7 dalam Setahun

RABU, 19 MARET 2025 | 14:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Debut Xiaomi sebagai produsen kendaraan listrik terus menorehkan prestasi dengan penjualan SU7 yang terus naik dan telah mencapai 200.000 unit hanya dalam waktu satu tahun.

Tonggak sejarah yang besar ini menyoroti pertumbuhan pesat divisi kendaraan listrik Xiaomi. Yang lebih mengesankan adalah kecepatan pengiriman tersebut. 100.000 unit pertama memakan waktu 229 hari, tetapi 100.000 unit berikutnya dikirimkan hanya dalam waktu 119 hari.

Dikutip dari Arena EV, Rabu 19 Maret 2025, Xiaomi telah menerima lebih dari 248.000 pesanan tetap untuk SU7.


Xiaomi SU7 bersaing dengan Tesla Model 3 di Tiongkok, dan telah mengalami permintaan yang sangat besar sejak peluncurannya. 

Produk ini hadir dalam beberapa versi, Standard, Pro, Max, dengan Ultra berperforma tinggi yang akan segera menyusul. Harganya berkisar dari sekitar 26.890 Euro untuk model Standard hingga 66.000 Euro untuk Ultra . 

Xiaomi meluncurkan SU7 pada Maret 2024, dan telah berjuang untuk memenuhi permintaan sejak saat itu.

Meskipun sudah beredar di pasaran selama setahun, popularitas SU7 tidak menunjukkan tanda-tanda akan menurun. Pelanggan yang memesan SU7 standar kini harus menunggu lebih dari 30 minggu. Sementara SU7 Ultra memiliki waktu tunggu 14 hingga 17 minggu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya