Berita

Masyarakat melakukan ibadah di Masjid Cut Mutia/Ist

Nusantara

Sejarah Budaya Islam dari Masa ke Masa di Tiga Masjid Ikonik di Jakarta

RABU, 19 MARET 2025 | 11:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masjid memiliki peran penting sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Islam di Indonesia.

Sejarawan J.J. Rizal mengatakan, masjid juga menjadi simbol perjuangan masyarakat

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah umat Muslim, tapi masjid juga memiliki peran penting sebagai pusat kebudayaan, pendidikan, dan simbol perjuangan masyarakat. Selama ini masjid sebagai pusat berkumpulnya umat Muslim telah menjadi salah satu unsur terpenting dalam perkembangan budaya dan peradaban Islam di Indonesia," papar JJ Rizal saat tur ke tiga masjid ikonik di Jakarta, dikutip Rabu 19 Maret 2025.


Menyemarakan  Ramadan 2025 (1446 H), Aqua mengadakan tur ke tiga masjid ikonik di Jakarta yaitu Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki (TIM), Masjid Cut Meutia, dan Masjid Sunda Kelapa.

Ketiganya merupakan masjid-masjid yang cukup ikonik dan mencerminkan perjalanan sejarah budaya Islam dari masa ke masa, yang tetap relevan menjadi bagian kehidupan masyarakat hingga saat ini. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mengingat kembali dan mengenal lebih dalam tentang cerita masjid-masjid ikonik di Jakarta, salah satunya semangat untuk terus berinovasi dan menjaga relevansi sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan jemaah masa kini.  

Sebagai bagian integral dari perkembangan budaya dan peradaban Islam di Indonesia, masjid-masjid ini memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan spiritualitas masyarakat Indonesia. 

Hal ini di antaranya terlihat di Masjid Sunda Kelapa yang didirikan dari kerinduan umat Islam di daerah Menteng yang awalnya wilayah pemukiman Belanda untuk beribadah. 

JJ Rizal menuturkan, dalam perkembangannya, Masjid Sunda Kelapa menjadi salah satu masjid pertama yang memelopori dipadukannya aktivitas ibadah, perekonomian, dan pendidikan. 

Konsep ini kemudian diikuti masjid-masjid lain yang terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman dan kebutuhan jemaah yang terus berubah, di antaranya dengan mengadakan berbagai acara keagamaan yang dikemas dengan menarik sesuai gaya anak muda dan jamaah saat ini. 

Salah satunya melalui acara Ramadhan Jazz Festival di Masjid Cut Meutia sejak tahun 2011 yang berhasil mengemas nilai-nilai keislaman melalui musik jazz yang digemari anak muda Jakarta dan Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki yang memiliki desain estetik dan futuristik juga kerap menjadi tempat berkumpul seniman dan budayawan.

"Masjid-masjid ini bukan hanya simbol spiritualitas umat Islam, tetapi juga mencerminkan perjalanan panjang sejarah Indonesia, baik dari segi arsitektur, tokoh-tokoh agama, maupun kontribusinya terhadap masyarakat. Dalam setiap sudut masjid ini, terukir cerita perjuangan, pengabdian, dan keagungan yang patut untuk dilestarikan, dari generasi ke generasi,” papar JJ Rizal.

Masjid Cut Meutia dulunya adalah kantor biro arsitektur dan pengembang bernama N.V. De Bouwploeg yang selesai dibangun tahun 1912. Seiring waktu, jauh sebelum difungsikan sebagai masjid, bangunan ini pernah digunakan sebagai kantor pos, kantor Jawatan Kereta Api Belanda dan kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, dipergunakan sebagai  Kantor Perusahaan Daerah Air Minum, bahkan pernah menjadi kantor Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS), waktu itu yang dipimpin oleh Jenderal AH Nasution.

Masjid Amir Hamzah yang sangat estetik memiliki sejarah unik. Masjid ini diresmikan oleh Ali Sadikin, gubernur DKI Jakarta pada masa itu, dan diberi nama sesuai dengan nama sastrawan Amir Hamzah. 

Masjid ini sempat berpindah-pindah lokasi. Bentuknya modern dan asri serta tanpa kubah

Arif Mujahidin, Corporate Communication Director Danone Indonesia mengatakan, kunjungan ke masjid-masjid bersejarah ini untuk mengingat kembali cerita-cerita menarik, nilai-nilai kebaikan dan kebijakan yang tercermin dalam sejarah, arsitektur, dan tokoh-tokoh agama yang ada di dalam masjid-masjid ikonik ini. 

Sama halnya dengan masjid-masjid ikonik ini, Aqua sebagai salah satu brand air mineral asli Indonesia juga terus berinovasi untuk tetap relevan menemani dan memenuhi kebutuhan hidrasi halal bagi masyarakat Indonesia sesuai dengan perkembangan zaman. 

Sementara itu, Ahmad Huraera Nurhani, Sekretaris Dewan Masjid Agung Sunda Kelapa mengungkapkan, tahun ini kegiatan Ramadan berjalan dengan sangat meriah dan penuh berkah. 

"Semua ini tentu tidak terlepas dari dukungan dari Aqua yang dengan tulus mendukung berbagai kegiatan yang kami adakan di Masjid Sunda Kelapa," katanya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya